Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Masih Banyaknya Pejabat Negara dengan Laporan Harta Kekayaan yang Janggal, KPK Minta Pemetaan

Masih Banyaknya Pejabat Negara dengan Laporan Harta Kekayaan yang Janggal, KPK Minta Pemetaan

  • account_circle M Effendi
  • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
  • print Cetak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa sampai saat ini masih banyak pejabat negara yang melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dengan hal yang mencurigakan.

Isu ini menjadi perhatian serius bagi KPK.

“Waktu kami memetakan LHKPN, kami yakin masih banyak pejabat penyelenggara negara yang LHKPN-nya tidak mencerminkan posisi mereka sebagai ASN atau penyelenggara negara,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat (7/7/2023).

Untuk mengatasi masalah ini, Alex menyampaikan bahwa jajaran pimpinan KPK telah meminta dilakukan pemetaan terhadap LHKPN para pejabat negara.

Harta kekayaan pejabat di beberapa instansi strategis menjadi prioritas KPK untuk dipetakan.

“Di antara instansi-instansi strategis tersebut adalah pajak, bea cukai, dan aparat penegak hukum, termasuk jaksa, polisi, dan hakim.

Instansi-instansi ini sangat rentan terhadap penyalahgunaan kewenangan yang mereka miliki,” ungkap Alex.

Alex menjelaskan bahwa LHKPN adalah dokumen yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.

Dengan mengakses LHKPN, masyarakat dapat turut serta dalam menelusuri dugaan harta kekayaan pejabat negara yang mencurigakan.

Di sisi lain, Alex juga menyoroti masalah ketidakpatuhan para pejabat negara dalam menyampaikan LHKPN. Ia meminta agar setiap pimpinan di instansi mereka masing-masing mengambil tindakan terhadap bawahannya yang belum mematuhi kewajiban menyampaikan LHKPN.

Ia menekankan bahwa penyampaian LHKPN harus dianggap sebagai kewajiban dan bentuk transparansi dari pejabat negara kepada masyarakat luas.

“Kami juga berharap bahwa pimpinan atau atasan yang bersangkutan dapat memberikan teguran, bahkan mencopot mereka dari jabatannya jika diperlukan, sebagai salah satu bentuk sanksi terhadap ketidakpatuhan penyelenggara negara dalam menyampaikan LHKPN,” ujar Alex.

Dalam upaya memberantas korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih, KPK terus berkomitmen untuk meningkatkan pemantauan terhadap kekayaan para pejabat negara.

Diharapkan langkah ini dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam penyelenggaraan negara.

  • Penulis: M Effendi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shin Tae yong Resmi Latih Timnas ‘Garuda’ Indonesia

    Shin Tae yong Resmi Latih Timnas ‘Garuda’ Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle Dika Gallagher
    • 0Komentar

    Indo1.id Bola Indonesia – Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pelatih yang berasal dari Korea Selatan itu diperkenalkan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat Sabtu 28 Desember 2019. Shin Tae-yong sendiri dipilih untuk menggantikan Simon McMenemy yang dinilai kurang mampu memenuhi harapan selama proses kualifikasi Piala Dunia 2022. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di […]

  • 6 Pariwisata Populer dan Menawan di Sekitar Lembang, Bandung

    6 Pariwisata Populer dan Menawan di Sekitar Lembang, Bandung

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Lembang, adalah sebuah daerah di utara Bandung, Indonesia yang menawarkan pesona alam yang indah dan berbagai atraksi pariwisata yang mempesona. Dengan udara sejuk dan pemandangan indah, Lembang telah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan alam dan kegiatan seru. Mari kita jelajahi beberapa tempat populer di sekitar Lembang, Bandung. 1. Farm House […]

  • Gegara Mengingatkan Salah Mengambil Pesanan, Staff Ramen Ya, Kena Tonjok Driver Ojek Online

    Gegara Mengingatkan Salah Mengambil Pesanan, Staff Ramen Ya, Kena Tonjok Driver Ojek Online

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id ll Viral foto seorang staff Ramen Ya, yang menjadi korban pemukulan driver Gojek. Berdasarkan unggahan dari akun TikTok @agnes_jennifer dari keterangan owner Ramen-Ya, salah satu staff wanita mengalami luka memar pada bagian mata kanan akibat dipukul oleh salah satu driver gojek. Berdasarkan hasil visum rumah sakit dan surat keterangan klinis menerangkan bahwa ada trauma tumpul mata […]

  • Gelombang Panas Juga Hantam Eropa, Ancaman bagi Kesehatan dan Lingkungan

    Gelombang Panas Juga Hantam Eropa, Ancaman bagi Kesehatan dan Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Eropa Selatan sedang menghadapi gelombang panas yang dahsyat yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat. Italia, Spanyol, Yunani, dan Prancis,  telah mengalami suhu tinggi yang berbahaya selama beberapa hari terakhir. Beberapa negara bahkan memecahkan rekor suhu tertinggi dalam sejarah mereka. Menurut layanan cuaca Italia, Sardinia akan berada di “pusat” gelombang panas […]

  • Debat Panas Gus Nadir Dan Said Didu Perihal Sidang Itsbat Penentu Hari Raya Idul Fitri Ramai Di Twitter

    Debat Panas Gus Nadir Dan Said Didu Perihal Sidang Itsbat Penentu Hari Raya Idul Fitri Ramai Di Twitter

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    indo1.id -Nadirsyah Hosen atau yang lebih akrab disapa Gus Nadir terlibat debat panas dengan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu di Twitter. Keduanya saling balas cuitan terkait sidang isbat. Berawal dari unggahan Gus Nadir yang menyebut sidang isbat harusnya dipatuhi karena telah dilaksanakan. Dia kemudian mempertanyakan untuk apa dilakukan sidang isbat jika pemerintah akhirnya […]

  • Polwan Polres Semarang Patroli Obyek Wisata, Berikan Himbauan Mudik Lebaran

    Polwan Polres Semarang Patroli Obyek Wisata, Berikan Himbauan Mudik Lebaran

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Guna menjaga situasi Kondusif dalam perayaan Idul Fitri 1444 H, Polres Semarang melakukan patroli pada obyek wisata yang ada di Kab. Semarang. Patroli yang dilaksanakan “Srikandi” Polres Semarang ini menyasar para pengunjung yang sedang berwisata bersama keluarga, dengan melakukan dialog humanis personil Polwan Polres Semarang memberikan himbauan serta meminta pendapat dari para pengunjung. […]

expand_less