Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Bongkar 3 Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus, Badan Hukum Diduga Jadi Pengorder Massa

Polisi Bongkar 3 Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus, Badan Hukum Diduga Jadi Pengorder Massa

  • account_circle Ari arjuno
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak

Indo1.id – Polisi mulai mengungkap jaringan pendanaan dan pengerahan massa dalam kerusuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di Jakarta.

Polda Metro Jaya mengungkap adanya tiga klaster yang berkaitan dengan dugaan pendanaan dan penggerakan massa.

Dalam salah satu klaster, polisi menemukan dugaan keterlibatan sebuah badan hukum yang berdomisili di Jakarta sebagai pihak yang memberikan order untuk menyiapkan massa.

Namun, hingga kini polisi belum membuka identitas badan hukum tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.

Pengungkapan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers pada Sabtu (12/9/2026).

Ada Massa yang Diduga Dibayar

Dari hasil pengembangan penyidikan, polisi menemukan dugaan adanya pembayaran kepada massa yang digerakkan untuk terlibat dalam kerusuhan.

Pada salah satu klaster, massa disebut mendapatkan bayaran sekitar Rp40 ribu per orang. Sementara pada klaster lainnya, terdapat dugaan pembayaran sekitar Rp70 ribu per orang.

Polisi menegaskan penyidikan diarahkan untuk mengungkap pihak yang melakukan perekrutan, memberikan perintah, menyediakan dana hingga pihak yang berada di balik pengerahan massa tersebut.

Klaster Pertama Libatkan Korlap Berinisial JT

Pada klaster pertama, polisi menyebut adanya koordinator lapangan berinisial JT yang diduga memberikan pendanaan kepada massa dengan nominal sekitar Rp40 ribu per orang.

JT disebut mendapatkan order dari seseorang berinisial PKL. Dalam pengembangan berikutnya, polisi juga menyebut nama KHT alias HY dan SO dalam rantai penggerakan tersebut.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui siapa pihak yang berada di tingkat paling atas dan memberikan perintah untuk menyiapkan massa.

Polisi menyebut masih memburu pihak yang diduga menjadi intellectual leader atau pihak yang memberikan order sekaligus menyiapkan pendanaan.

Klaster Kedua Mengarah ke Badan Hukum

Fakta yang paling menarik muncul dari klaster kedua.

Polisi menyebut seorang mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta berinisial ER diduga berperan mengumpulkan massa dan menjanjikan dana sekitar Rp70 ribu untuk setiap orang.

Namun, ER disebut bukan pihak terakhir dalam rantai tersebut.

Menurut polisi, ER mendapatkan perintah dari sebuah badan hukum yang berada di Jakarta.

Badan hukum tersebut diduga menyiapkan anggaran sekaligus meminta ER menyiapkan orang-orang untuk digerakkan.

Meski demikian, nama badan hukum tersebut belum diumumkan polisi.

Penyidik masih menelusuri identitas, sumber dana, komunikasi serta hubungan badan hukum tersebut dengan pihak-pihak yang mengumpulkan massa.

Dengan demikian, belum tepat jika publik menyebut nama organisasi atau lembaga tertentu sebagai dalang sebelum polisi mengumumkan identitas dan bukti keterlibatannya.

Klaster Ketiga Berkaitan dengan Anak

Klaster ketiga memiliki karakter berbeda.

Polisi mengaitkannya dengan dugaan eksploitasi anak dalam rangkaian kerusuhan 27 Agustus.

Tiga orang berinisial B, N dan P telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Ketiganya diduga menggerakkan dan memberikan pembayaran kepada anak-anak yang kemudian dibawa ke lokasi kerusuhan.

Penyidikan terhadap klaster ini menjadi perhatian karena melibatkan anak di bawah umur dalam peristiwa yang berujung pada kekerasan dan kerusakan fasilitas umum.

Polisi Belum Sebut Nama Lembaga

Pertanyaan mengenai siapa sebenarnya pihak yang berada di balik pengerahan massa masih menjadi bagian penting dalam penyidikan.

Polda Metro Jaya sudah mengungkap keberadaan badan hukum yang diduga memberikan order dan menyiapkan anggaran. Namun, identitasnya masih dirahasiakan.

Artinya, sampai 13 September 2026 belum ada dasar untuk menyatakan bahwa organisasi, perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, partai politik atau institusi tertentu merupakan dalang kerusuhan.

Yang telah disampaikan polisi baru sebatas adanya badan hukum berdomisili di Jakarta yang sedang didalami keterlibatannya.

Polisi Pisahkan Kerusuhan dengan Aksi Demonstrasi

Polda Metro Jaya juga menegaskan bahwa penyidikan mengenai jaringan pendanaan tersebut diarahkan pada kerusuhan, bukan pada kegiatan penyampaian pendapat secara damai.

Hal ini penting karena aksi 27 Agustus sebelumnya memang diikuti sejumlah kelompok masyarakat dengan tuntutan yang berbeda, termasuk tuntutan terkait pemberantasan korupsi dan RUU Perampasan Aset.

Polisi kini fokus mengungkap pihak yang diduga memanfaatkan momentum aksi untuk menggerakkan massa melakukan tindakan yang berujung pada kerusuhan.

Siapa Dalang Sebenarnya?

Terungkapnya tiga klaster pendanaan membuat pertanyaan mengenai aktor intelektual kerusuhan 27 Agustus semakin mengerucut.

Polisi sudah memiliki sejumlah nama, mulai dari koordinator lapangan hingga pihak yang diduga menerima order. Polisi juga menemukan adanya badan hukum yang diduga memerintahkan pengumpulan massa.

Namun, rantai tersebut belum berhenti.

Pertanyaan terbesar yang masih harus dijawab adalah siapa pemilik atau pengendali badan hukum tersebut, dari mana uang berasal, siapa pemberi perintah terakhir, serta apa tujuan pengerahan massa tersebut.

Polda Metro Jaya menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan untuk menemukan pihak yang berada di balik pendanaan dan penggerakan massa.

Karena itu, publik masih harus menunggu hasil penyidikan resmi sebelum menyimpulkan siapa yang sebenarnya menjadi dalang kerusuhan 27 Agustus 2026.***

  • Penulis: Ari arjuno

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermain Game League of Legends, Seru dan Kompetitif

    Bermain Game League of Legends, Seru dan Kompetitif

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – League of Legends, atau yang sering disebut League, adalah sebuah game online yang bergenre multiplayer online battle arena (MOBA). Game ini dikembangkan dan diterbitkan oleh Riot Games, sebuah perusahaan game asal Amerika Serikat. Game ini terinspirasi oleh Defense of the Ancients, sebuah peta kustom untuk Warcraft III, yang dibuat oleh Riot Games. Game […]

  • Tasyi Athasyia Angkat Bicara Di Depan Media Perihal Pernyataan Tudingan Dirinya Sewa Buzzer !

    Tasyi Athasyia Angkat Bicara Di Depan Media Perihal Pernyataan Tudingan Dirinya Sewa Buzzer !

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Nama selebgram Tasyi Athasyia dan suaminya Syech Zaki ramai diperbincangkan netizen. Seperti diketahui, keduanya dihebohkan lantaran diduga menelantarkan karyawannya, bahkan disebut telat membayar gaji pegawainya. Menanggapi desas-desus informasi di media sosial, pihak Tasyi Athasyia pun buka suara Hari ini, 23 Juni 2023, Syech Zaki selaku suami Tasyi Athasyia didampingi kuasa hukumnya menggelar jumpa pers untuk memberikan klarifikasi terkait masalah […]

  • Heboh Kemunculan Ikan Kiamat, Benarkah Pertanda Bencana Akan Datang?

    Heboh Kemunculan Ikan Kiamat, Benarkah Pertanda Bencana Akan Datang?

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Ikan oarfish atau ikan kiamat adalah ikan laut dalam yang memiliki tubuh panjang dan ramping berwarna perak dengan aksen glitter yang berkilau. Ikan ini jarang ditemukan oleh manusia karena hidup di kedalaman sekitar 200 hingga 1000 kaki di bawah permukaan laut. Namun, baru-baru ini, ikan oarfish menjadi viral setelah ditemukan oleh sekelompok penyelam […]

  • Gegara  Bugil Demi Endorse, Selebgram Asal Bengkulu Diciduk Polisi!

    Gegara Bugil Demi Endorse, Selebgram Asal Bengkulu Diciduk Polisi!

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id || Berita – Selebgram asal Bengkulu, akhirnya dijadikan tersangka oleh polisi. Di akun Instagram dengan nama Millen tersebut, Erneli Yanti (EY) melakukan aksi live bugil, sehingga dipolisikan. Cewek 22 tahun itu diciduk tiuim siber polri saat patroli setelah melalukan aksi bugil di live instagram. Atas perbuatan yang mempertontonkan alat vitalnya tersebut, ia dianggap telah […]

  • Happy Asmara Ungkap, Sampe Kapanpun Denny Caknan Tetap Di Hati !

    Happy Asmara Ungkap, Sampe Kapanpun Denny Caknan Tetap Di Hati !

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hubungan Denny Caknan dan Happy Asmara masih saja dibicarakan publik meski asmara mereka telah kandas. Meskipun waktu telah berlalu dan Denny telah menikah dengan Bella Bonita, rupanya perasaan Happy untuk sang mantan masih ada. Hal itu sempat diungkap Happy Asmara saat hubungannya telah putus dengan Denny Caknan. Saat berbincang dengan Melaney Ricardo di YouTube Melaney pada akhir 2022, […]

  • Persis Solo Menang Dramatis Atas Persib Bandung di BRI Liga 1

    Persis Solo Menang Dramatis Atas Persib Bandung di BRI Liga 1

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Persis Solo berhasil meraih kemenangan dramatis atas Persib Bandung dengan skor 2-1 dalam laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/2024 yang digelar di Stadion Manahan, Selasa (8/8/2023). Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Ramadhan Sananta di menit-menit akhir pertandingan. Persis Solo tampil lebih agresif sejak awal pertandingan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, […]

expand_less