PSSI Rencanakan Boyong Pelatih dari Jerman untuk Timnas U-17 Menuju Piala Dunia 2023
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
- print Cetak

PSSI Rencanakan Memboyong Pelatih Jerman untuk Timnas U-17 Menuju Piala Dunia U-17. (Foto: Instagram @sepakbolaid)
Indo1.id – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengumumkan rencananya untuk memboyong seorang pelatih dari Jerman untuk Timnas U-17.
Pelatih asal Jerman tersebut akan mendampingi pelatih utama Timnas U-17, Bima Sakti, selama periode 4 bulan.
Pengumuman tersebut dibuat oleh Erick Thohir pada sebuah acara di Cikini, Jakarta, pada Kamis (20/7/2023) malam.
Menurutnya, pada akhir pekan depan, jika segalanya berjalan lancar, pelatih pendamping dari Jerman akan tiba di Indonesia untuk bergabung dengan Timnas U-17.
Tujuan dari kedatangan pelatih Jerman tersebut adalah untuk memberikan dukungan dan kontribusi dalam mempersiapkan Timnas U-17 menghadapi ajang Piala Dunia U-17.
Pelatih Jerman tersebut akan bekerja sama dengan pelatih utama, Bima Sakti, untuk meningkatkan kualitas permainan dan persiapan tim menjelang kompetisi bergengsi tersebut.
Selain pengumuman mengenai pelatih dari Jerman, Erick Thohir juga mengungkapkan rencana untuk mengirim para pemain Timnas U-17 yang telah menjalani pemusatan pelatihan atau training center (TC) selama 1,5 bulan terakhir untuk menjalani sesi latihan di Jerman.
“Kemarin kira kedatangan dari Asosiasi Sepak Bola Jerman (Deutscher Fussball-Bund), untuk mulai mengatur penginapan, ongkos, dan lawan tanding.
Kita juga minta kalau bisa lawan tandingnya Timnas Jerman, biar kita bisa mulai bangun confidence,” ujar Erick.
Erick berharap bahwa dengan menghadapi lawan tanding dari Timnas Jerman, para pemain akan dapat membangun kepercayaan diri dan pengalaman bermain melawan tim yang memiliki reputasi kuat dalam sepak bola internasional.
Tak hanya fokus pada aspek teknis permainan, Erick Thohir juga menekankan pentingnya persiapan mental dan kebersamaan di antara para pemain Timnas U-17.
Menurutnya, hal-hal tersebut juga menjadi faktor kunci yang akan mempengaruhi performa tim pada ajang Piala Dunia U-17.
Erick pun mengungkapkan sebuah permintaan khusus untuk menjaga kondisi fisik dan mental para pemain menjelang Piala Dunia.
Ia mengusulkan jeda waktu yang lebih lama sebelum pertandingan U-20, yaitu sekitar 10 hari, ketimbang hanya sepekan seperti usulan awal.
Dengan begitu, para pemain bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan melakukan refreshing sebelum mempersiapkan diri untuk ajang Piala Dunia.
Dengan langkah-langkah persiapan yang ambisius ini, diharapkan Timnas U-17 dapat tampil dengan maksimal dan meraih hasil yang gemilang pada Piala Dunia U-17.
Semoga kerja sama antara pelatih dari Jerman dan Bima Sakti, serta persiapan menyeluruh para pemain, dapat membawa keberhasilan bagi sepak bola Indonesia di kancah internasional.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar