Empat Cara Alami Mengatasi Infeksi Jamur Kuku
- account_circle M Effendi
- calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
- print Cetak

Ilustrasi Merawat Kuku. (Foto: Freepik)
Indo1.id -.Kuku terinfeksi jamur, atau onikomikosis, adalah penyakit yang dapat membuat kuku menjadi rapuh, kekuningan, terkelupas, dan tampak kusam.
Beberapa faktor seperti pertambahan usia, kurangnya penggunaan alas kaki, produksi keringat berlebih, sistem imun lemah, dan sering beraktivitas di air dapat memicu kondisi ini.
Akibatnya, jamur dapat tumbuh pada kuku yang lembap.
Jenis jamur yang menginfeksi kuku manusia bervariasi, termasuk Trychopyton interdigitale, Trichophyton rubrum, candida, dan Trychopyton violaceum.
Infeksi jamur kuku dapat mempengaruhi kepercayaan diri, terutama jika terjadi pada kuku tangan.
Pengobatan infeksi jamur kuku yang parah biasanya memerlukan obat salep atau obat minum sesuai petunjuk dokter.
Namun, jika infeksi belum parah, perawatan mandiri dengan bahan-bahan alami dapat membantu.
Berikut adalah empat cara alami yang dapat dicoba:
1. Menggunakan Baking Soda:
Baking soda dapat menyerap kelembapan pada kuku dan membantu mematikan jamur.
Oleskan pasta baking soda pada kuku yang terinfeksi, biarkan selama 10 menit, lalu bilas dengan air.
Lakukan 2 kali sehari.
2. Menggunakan Cuka:
Meskipun belum teruji secara klinis, beberapa orang percaya bahwa cuka dapat membantu mengatasi jamur kuku.
Rendam kuku dalam campuran air hangat dan cuka, atau oleskan cuka murni pada kuku yang terinfeksi.
3. Menggunakan Tea Tree Oil:
Minyak esensial tea tree oil telah terbukti secara klinis dapat membantu mengatasi jamur kuku.
Campur beberapa tetes tea tree oil dengan air hangat, rendam kuku selama 15-20 menit secara rutin.
4. Menggunakan Bawang Putih:
Bawang putih mengandung sifat antijamur yang dapat membantu menghambat atau membunuh jamur kuku.
Tumbuk bawang putih, oleskan pada kuku, biarkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air.
Ingatlah bahwa hasil dapat bervariasi dan jika infeksi tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Artikel ini mengambil sumber dari Healtine com, Verywellhealth com, dan Klikdokter com. Semoga informasi ini bermanfaat!
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar