Ganjar Pranowo Malem Mingguan Ngopi di Rumah Tukang Las Penerima Program Tuku Lemah Oleh Omah
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
- print Cetak

Ganjar Pranowo saat berkunjung di rumah warga, Pati Jawa Tengah. (Foto: twitter @ganjarpranowo)
Indo1.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghabiskan malam minggunya dengan ngopi sambil jagongan di rumah seorang tukang las bernama Agung di Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Sabtu (5/8/2023).
Agung adalah salah satu penerima manfaat program Tuku Lemah Oleh Omah (Beli Tanah Bonus Rumah) yang diluncurkan oleh Pemprov Jateng sejak 2020.
Program Tuku Lemah Oleh Omah adalah program bantuan perumahan bagi masyarakat miskin yang sudah memiliki tanah.
Dengan program ini, masyarakat dapat membangun rumah tanpa uang muka dan tanpa angsuran dengan sistem susun panel pasang baut.
Program ini ditujukan untuk perorangan dan komunitas yang sudah berkeluarga, belum punya rumah, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Ganjar mengatakan, kunjungannya ke rumah Agung adalah untuk mengecek langsung kondisi rumah bantuan tersebut dan mendengarkan aspirasi warga.
Ia juga ingin mengetahui dampak positif dari program tersebut bagi kesejahteraan masyarakat.
“Saya senang bisa ngopi bareng Pak Agung dan keluarganya. Saya lihat rumahnya bagus dan nyaman. Saya juga senang mendengar ceritanya bahwa dia bisa lebih produktif dalam usaha lasnya setelah punya rumah sendiri,” tutur Ganjar.
Ganjar menambahkan, program Tuku Lemah Oleh Omah telah memberikan bantuan kepada ribuan warga Jateng yang membutuhkan.
Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperluas untuk mencapai target pembangunan 615 unit rumah pada 2023.
“Program ini adalah salah satu upaya kami untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin semua warga Jateng bisa memiliki rumah yang layak dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Agung mengucapkan terima kasih kepada Ganjar atas bantuan dan perhatiannya.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program Tuku Lemah Oleh Omah, karena sebelumnya ia tinggal di rumah kontrakan yang sempit dan tidak nyaman.
“Alhamdulillah saya bisa punya rumah sendiri tanpa DP dan tanpa angsuran. Rumahnya juga bagus dan kokoh. Saya jadi lebih semangat kerja dan mengurus keluarga. Terima kasih Pak Ganjar,” ungkapnya.
Agung juga mengatakan, usaha lasnya kini semakin berkembang setelah ia memiliki rumah sendiri.
Ia bisa memanfaatkan halaman rumahnya sebagai tempat kerja dan menyimpan alat-alat lasnya. Ia juga bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan dari lingkungan sekitarnya.
“Usaha las saya sekarang lebih lancar dan untung. Saya bisa menerima pesanan dari tetangga-tetangga yang mau bikin pagar, kanopi, atau rak. Saya juga bisa menambah modal untuk beli alat-alat las yang lebih canggih,” ceritanya.
- Penulis: Tim Redaksi


Saat ini belum ada komentar