Indo1.id – Perdana Menteri India Shri Narendra Modi telah membuat keputusan kontroversial dengan mengganti nama negaranya dari India menjadi Bharat dalam undangan makan malam untuk tamu-tamu yang menghadiri KTT G20 yang berlangsung pada akhir pekan ini.
Langkah ini menimbulkan spekulasi bahwa nama negara akan diubah secara resmi dan mendapat berbagai tanggapan dari pihak oposisi hingga masyarakat biasa.
Mengapa Modi ingin menggunakan Bharat?
Sejak terpilih pada tahun 2014, Modi dan pemerintahannya telah berupaya menghapus beberapa peninggalan masa penjajahan atau kekuasaan Mughal, terkadang dengan menginisiasi perubahan dan terkadang dengan menuruti tuntutan dari basis nasionalis Hindu partainya.
Pemicu untuk dorongan baru ini juga bisa karena India adalah nama dari aliansi yang dibentuk oleh beberapa partai oposisi pada bulan Juli untuk menantang Modi dan partainya dalam pemilihan nasional tahun depan.
Dari mana asal kata Bharat?
Asal kata ini telah dikaitkan dengan berbagai sumber dalam sejarah panjang India.
Kata ini bisa berasal dari kata Sanskerta, Bharata, yang berarti api, atau diturunkan dari raja India, Bharata, yang muncul dalam mitologi Hindu sebagai leluhur bangsa Hindu.
Nama Bharatvarsha, atau alam Bharat, juga disebutkan dalam teks-teks kuno.
India berasal dari kata Sanskerta Sindhu yang berarti sungai, yang diubah oleh penakluk Arab dan Yunani menjadi Hind dan kemudian India.








