Indo1.id – Dalam mitologi Islam, ada beberapa makhluk yang dipercaya akan muncul sebagai tanda-tanda kiamat.
Salah satunya adalah Dabbat al-Ard, yang berarti binatang atau hewan buas yang muncul dari perut bumi.
Makhluk ini disebutkan dalam beberapa sumber klasik, seperti kitab ʿAjā’ib al-Makhlūqāt wa-Gharā’ib al-Mawjūdāt karya Zakariya al-Qazwini dan kisah Nabi Hanzhalah dan Ashab ar-Rass karya al-Kisa’i.
Bagaimana kisah dan wujud makhluk ini? Simak ulasannya berikut ini.
Wujud Dabbat al-Ard
Dabbat al-Ard digambarkan sebagai makhluk yang memiliki tubuh yang sangat besar, leher yang panjang, dan empat sayap.
Makhluk ini juga memiliki wajah dan anggota tubuh yang mirip dengan beberapa binatang lain.
Menurut Ibnu Juraij, salah seorang ulama, Dabbat al-Ard memiliki kepala seperti kerbau, mata seperti babi, telinga seperti gajah, tanduk seperti rusa jantan, leher seperti burung unta, dada seperti singa, kulit seperti harimau, panggul seperti kucing, ekor seperti biri-biri jantan, dan kaki seperti unta.
Menurut penjelasan lain, Dabbat al-Ard juga memiliki bulu panjang dan pendek.
Tubuhnya begitu besar sehingga ketika ia keluar dari sarangnya dengan kecepatan seperti kuda yang berlari selama tiga hari, ia baru bisa mengeluarkan sepertiga badannya.
Makhluk ini juga mampu berbicara dengan manusia dengan berbagai bahasa di dunia.
Misi dan Tujuan Dabbat al-Ard
Dabbat al-Ard akan muncul di kota Mekah, tepatnya di dekat gunung Shafa, setelah peristiwa matahari terbit dari barat.
Makhluk ini akan membawa tongkat Nabi Musa dan cincin Nabi Sulaiman di tangannya.