Benarkah Galon Air Isi Ulang Berbahaya Bagi Kesehatan Saat Terkena Panas?

  • Bagikan
Gambaran kemasan Galon isi ulang air mineral. (Foto: Cleo)

Air juga harus memiliki pH yang seimbang, yaitu antara 6,5-8,5.

Untuk memastikan bahwa galon air isi ulang aman untuk dikonsumsi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh konsumen.

Pertama, konsumen harus memilih galon air isi ulang yang memiliki label resmi dari BPOM atau dinas kesehatan setempat.

Label ini menunjukkan bahwa galon air isi ulang telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Baca Juga :  Inilah Dampak Jika Tubuh Kita Kekurangan Vitamin C, Yuk Simak Penjelasanya!

Kedua, konsumen harus memeriksa kondisi fisik galon air isi ulang sebelum membelinya.

Galon air isi ulang harus bersih, tidak bocor, tidak retak, tidak berbau, dan tidak berwarna.

Ketiga, konsumen harus menyimpan galon air isi ulang di tempat yang sejuk dan teduh.

Hindari menyimpan galon air isi ulang di bawah sinar matahari langsung atau di dekat sumber panas lainnya.

Baca Juga :  12 Aplikasi Berbahaya Berkedok Game Yang Bikin Android Lemah, Yuk Segera Hapus !

Hal ini untuk mencegah migrasi BPA atau zat-zat lain ke dalam air.

Keempat, konsumen harus menghabiskan galon air isi ulang dalam waktu maksimal satu bulan sejak tanggal pembelian.

Jika melebihi batas waktu tersebut, sebaiknya ganti dengan galon baru untuk menghindari pertumbuhan mikroorganisme dalam air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan