Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rapat Kabinet Digelar, Jokowi Siap Luncurkan Upaya Penyelesaian Pelanggaran HAM

Rapat Kabinet Digelar, Jokowi Siap Luncurkan Upaya Penyelesaian Pelanggaran HAM

  • account_circle M Effendi
  • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
  • print Cetak

ndo1.id – Presiden Jokowi mengadakan pertemuan internal kabinet membahas pemecahan pelanggaran HAM yang serius di masa lalu di Istana Negara, Jakarta, pada hari Selasa (2/5/2023).

Rapat kabinet itu melibatkan 19 menteri dan pejabat setingkat menteri terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi pemecahan non-yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu sebagaimana yang ditetapkan oleh Komnas HAM.

Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan bahwa fokus pemerintah dalam pemecahan non yudisial pelanggaran HAM berat masa lalu adalah pada para korban.

β€œRekomendasi ini menitikberatkan perhatian pada korban, bukan pada pelaku pelanggaran HAM, karena jika menyangkut pelaku, itu menyangkut pemecahan yudisial,” kata Mahfud setelah menghadiri rapat kabinet di Istana.

Mahfud menjelaskan bahwa pemerintah akan segera meluncurkan upaya pemecahan pelanggaran HAM berat secara non-yudisial pada bulan Juni mendatang. Peluncuran itu akan dilakukan di tiga lokasi di Aceh, yaitu Simpang Tiga, Rumah Geudoh dan Pos Sattis, dan Jambo Keupok.

β€œBentuk pemecahan dalam kickoff itu mungkin adalah teman belajar atau living park tentang hak asasi, ini semua masih akan dibicarakan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Dalam kickoff tersebut, pemerintah juga akan mengumumkan warga negara yang menjadi korban pelanggaran HAM berat di masa lalu yang ada di luar negeri atau yang dikenal dengan istilah pengasingan.

Mahfud mengatakan, dari data Kemenkumham, saat ini masih ada sekitar 39 orang yang tersebar di berbagai negara seperti Rusia, Kroasia, Belanda, Praha, dan negara lainnya.

β€œNanti ini akan kita periksa satu persatu meskipun mereka memang tidak ingin pulang, tetapi mereka ini akan kita nyatakan sebagai warga negara yang tidak pernah mengkhianati negara, karena untuk pengkhianatan terhadap negara itu sudah selesai di pengadilan, sudah selesai di era reformasi,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2023 kepada 19 menteri dan pejabat setingkat menteri untuk mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi dan terintegrasi guna melaksanakan rekomendasi pemecahan non-yudisial pelanggaran HAM berat di masa lalu. Rekomendasi Komnas HAM mencatat setidaknya ada 12 peristiwa yang terjadi antara 1965 hingga 2003 yang masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

Mahfud menegaskan bahwa dalam rekomendasi pemecahan non-yudisial tersebut bukanlah permintaan maaf dari pemerintah kepada kepada masyarakat.

Akan tetapi pemerintah menyatakan mengakui bahwa peristiwa itu memang terjadi dan pemerintah menyesali terjadinya peristiwa tersebut.

  • Penulis: M Effendi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Tanah Musnah, Pembangunan Tol Semarang- Sayung Seksi 1 Bisa Molor Hingga 2025!

    Akibat Tanah Musnah, Pembangunan Tol Semarang- Sayung Seksi 1 Bisa Molor Hingga 2025!

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan adanya kendala dalam proses pembangunan jalan tol atas laut, yakni Tol Semarang-Demak. Permasalahan tekait ganti rugi tanah musnah, hingga penyelesaian salah satu ruasnya berpotensi bisa molor satu tahun. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan masalah itu terjadi di ruas Semarang-Sayung. Ruas tol […]

  • Mitos Membunyikan Klakson saat Melewati Lokasi Yang di Anggap Angker

    Mitos Membunyikan Klakson saat Melewati Lokasi Yang di Anggap Angker

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Di kalangan masyarakat, mitos tentang membunyikan klakson saat melewati lokasi angker telah menjadi bagian dari warisan budaya turun-temurun. Namun, apa sebenarnya fungsinya dan apakah ada dasar ilmiah di balik kebiasaan ini? Mitos ini mengemuka karena kepercayaan bahwa membunyikan klakson dapat mengusir atau memberi peringatan kepada makhluk halus yang mungkin berada di sekitar lokasi […]

  • Ketum DPP PPSHI: Semua Organisasi Advokat Pasti Menjalankan Mekanisme Organisasi Profesi Sesuai Dengan UU Advokat

    Ketum DPP PPSHI: Semua Organisasi Advokat Pasti Menjalankan Mekanisme Organisasi Profesi Sesuai Dengan UU Advokat

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Dika Gallagher
    • 0Komentar

    Indo1.id – Assoc. Prof.Dr. Ilyas Indra SH.MH selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pengacara Syariah dan Hukum Indonesia (PPSHI), sebagai Ketua Organisasi Advokat menyampaikan kepada awak media bahwa setiap Organisasi Advokat pasti menjalankan Organisasi Profesi sesuai dengan Undang-Undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat. Sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pengacara Syariah dan Hukum Indonesia […]

  • Spek Razer Kraken Kitty V2 Line, Headset Gaming dengan Telinga Kucing yang Bisa Berubah Warna

    Spek Razer Kraken Kitty V2 Line, Headset Gaming dengan Telinga Kucing yang Bisa Berubah Warna

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Razer, salah satu produsen perangkat gaming terkemuka di dunia, baru saja meluncurkan headset gaming terbarunya, yaitu Razer Kraken Kitty V2 Line. Headset ini merupakan versi terbaru dari Razer Kraken Kitty Edition, yang sudah populer di kalangan gamer dan streamer. Headset ini menawarkan kualitas suara yang jernih, kenyamanan yang tinggi, dan desain yang unik […]

  • Ternyata Hiu Megalodon Sudah Jadi Kanibal Sejak di Kandungan, Ini Faktanya

    Ternyata Hiu Megalodon Sudah Jadi Kanibal Sejak di Kandungan, Ini Faktanya

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hiu megalodon adalah salah satu hewan purba yang paling ditakuti di lautan. Hiu raksasa ini memiliki panjang tubuh sekitar 16 meter dan gigitan terkuat di dunia. Namun, tahukah Anda bahwa hiu megalodon sudah jadi kanibal sejak di kandungan? Hal ini terungkap dari sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Historical Biology. Studi ini […]

  • Rise of The Ronin, Game Aksi RPG yang Menggambarkan Perang Boshin di Jepang

    Rise of The Ronin, Game Aksi RPG yang Menggambarkan Perang Boshin di Jepang

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Rise of The Ronin adalah sebuah game aksi RPG yang dikembangkan oleh Team Ninja dan diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment. Game ini dijadwalkan untuk rilis pada 22 Maret 2024 untuk PlayStation 5. Game ini mengambil latar di Edo pada akhir abad ke-19, saat Jepang mengalami masa perubahan besar akibat perang saudara antara Shogun […]

expand_less