Cerita Sejarah Jumat Agung Yang Akan Dilaksanakan Umat Katholik Besok!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
- print Cetak

Jumat Agung diperingati dengan ibadah, dan membacakan kisah sengsara yang dialami Kristus yang dituliskan dalam Injil Yohanes.
Indo1.id – Tahun ini, perayaan Jumat Agung akan dilaksanakan besok Jumat, 7 April 2023. Dibuku Kristen Kharismatik (2006) karya Samuel, Jumat Agung merupakan hari ketika Yesus Kristus wafat di kayu salib setelah disalibkan.
Kata agung disematkan di hari penyaliban bukan karena tindak kejahatan yang dilakukan, melainkan bentuk kasih kepada manusia hingga titik darah penghabisan.
Jumat Agung diperingati dengan ibadah, dan membacakan kisah sengsara yang dialami Kristus yang dituliskan dalam Injil Yohanes.
Menurut website Catholic, diceritakan sejarah Jumat Agung diawali pada malam perjamuan terakhir (Last Supper), dimana Yudas mengkhianati Yesus. Kemudian peristiwa itu diperingati sebagai Kamis Putih. Kemudian Yesus ditangkap dan dibawa ke hadapan Hanas, seorang Yahudi yang kuat.
Lalu, Hanas mengutuk Yesus yang menyangkal kata-kata Hanas bahwa dirinya adalah Anak Allah. Karenanya, Yesus kemudian diutus ke Pontius Pilatus, Gubernur Provinsi Romawi.
Pilatus bertanya kepada Yesus, namun Ia tak menemukan alasan untuk mengutuk Yesus. Hingga kemudian Pilatus menyarankan para Yahudi untuk berurusan dengan Yesus menurut hukum mereka sendiri.
Karena sesuai hukum Romawi, mereka tidak dapat mengeksekusi Yesus. Jadi mereka memohon kepada Pilatus untuk mengeluarkan perintah untuk membunuh Yesus. Merasa tidak bisa, Pilatus akhirnya memohon kepada Raja Herodes.
Raja Herodes yang tak menemukan kesalahan Yesus pun mengembalikannya kepada Pilatus. Pilatus yang enggan berhubungan dengan Yesus kemudian mencuci tangannya dengan menyatakan Yesus tidak bersalah. Ternyata, pernyataan tersebut membuat orang Yahudi marah.
Demi menjaga posisinya dan mencegah adanya kerusuhan, Pilatus dengan berat hati menyetujui eksekusi Yesus dan menghukumnya dengan penyaliban.
Namun, sebelum dieksekusi, ternyata para prajurit sudah menyiksa Yesus dengan mencambuknya. Selama dicambuk, para prajurit memahkotai Yesus dengan duri.
Kemudian Yesus dipaksa untuk memikul salibnya ke Kalvari, tempat di mana ia akan dieksekusi. Di sana, Yesus dipaku di kayu salib dan disalibkan di antara dua pencuri, hingga enam jam lamanya.
Sebuah titulus atau tanda yang dipasang di atas Kristus untuk menunjukkan dugaan kejahatan-Nya. Titulus tersebut tertulis ‘Yesus dari Nazaret, Raja orang Yahudi’ atau biasanya disingkat dalam bahasa Latin sebagai ‘INRI’ (Iesus Nazarenus, Rex Iudaeorum). Menurut cerita, pada saat Yesus disalib, hari itu langit menjadi gelap.
Peristiwa Jumat Agung biasanya diperingati dengan Jalan Salib atau Stations of the Cross. Yakni pengabdian 14 langkah untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus, yang dilakukan selama Masa Prapaskah dan khususnya pada hari Jumat Agung.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar