Menurutnya, koalisi besar merupakan hal yang perlu didukung dalam menghadirkan pembangunan jangka panjang. Khususnya dalam melanjutkan program dan kebijakan Jokowi.
“Tentu visi ini menjadi penting untuk dibahas juga oleh koalisi besar, karena ini akan segera masuk ke DPR, periodesasinya adalah di masa sidang ini sampai bulan September. Diharapkan para calon presiden nanti bisa mengacu pada RPJP yang baru,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian tersebut.
Usai pembahasan koalisi besar yang dilakukan lima partai politik dengan Presiden Joko Widodo, PDIP berupaya ingin masuk dan menawarkan diri menjadi tuan rumah Koalisi Besar.
Padahal PDIP tidak ikut dalam pembahasan Koalisi Besar usai Silaturahmi Ramadhan yang digelar di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN).
Dalam pertemuan dengan Jokowi itu, ketua umum dari lima parpol turut hadir. Yakni, dari Golkar, Gerindra, PAN, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).








