Presiden Joko Widodo Melakukan Inspeksi Langsung Di Pelabuhan Merak Cilegon Banten.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
- print Cetak

ππππ ππππ π½πππ ππππππ ππππππ’πππ πΌππ ππππ π πΏππππ π’ππ π·π ππππππ’βππ πππππ πΆππππππ π΅πππ‘ππ. (πΉππ‘π πΉπππππππ ππππ ππππ π½πππ ππππππ)
Indo1.id – Dalam menghadapi masalah arus mudik pada tahun lalu, terutama di jalan tol dan di Pelabuhan Merak, saya hadir di sini untuk memastikan bahwa persiapan dan perencanaan yang telah dilakukan berada pada posisi yang siap,” ujar Presiden dalam pernyataannya setelah melakukan inspeksi (11/4).
Lebih lanjut, Presiden meminta seluruh stafnya untuk menghitung dengan cermat perencanaan arus mudik tahun ini, yang diperkirakan akan meningkat dari 86 juta menjadi 123 juta.
Dia berharap agar masalah yang terjadi pada tahun lalu, seperti kemacetan di ruas Cikuasa Atas dan Cikuasa Bawah, tidak terulang lagi tahun ini.
“Saya ingin mengingatkan semua orang yang ingin mudik untuk berhati-hati. Jumlah pemudik diperkirakan meningkat secara signifikan, dari 86 juta tahun lalu menjadi 123 juta tahun ini.
Ini berarti ada kenaikan sekitar 45 persen. Semua hal ini harus dipertimbangkan dan dikalkulasi secara rinci, sehingga saya menanyakan secara detail agar tidak ada kejadian yang sama seperti tahun lalu,” jelasnya.
Presiden juga mengapresiasi beberapa upaya yang dilakukan untuk mengatasi kemacetan di Pelabuhan Merak, seperti penambahan pelabuhan dermaga di Pelabuhan Bojonegara (PT BBJ) dan Pelabuhan Ciwandan.
Dengan penambahan dua dermaga tersebut, kapasitas penumpang bertambah dari 34 ribu menjadi 49 ribu.
“Selain itu, manajemen di lapangan diatur sehingga pelabuhan khusus untuk sepeda motor, mobil, kendaraan kecil, bus, dan kendaraan berat dipisahkan. Ini juga sangat baik,” tambahnya.
Presiden Jokowi juga mengimbau semua pemudik yang ingin menyeberang melalui Pelabuhan Merak untuk memesan tiket melalui e-ticketing terlebih dahulu. Menurutnya, salah satu masalah yang cukup mengganggu pada tahun lalu adalah penumpang yang tidak memiliki tiket.
“Kita harus memastikan semua penumpang memiliki tiket sebelum masuk ke Pelabuhan Merak. Tahun lalu, keberadaan penumpang tanpa tiket cukup mengganggu,” tegasnya.
Presiden didampingi oleh beberapa pejabat tinggi seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, dan Wali Kota Cilegon Hel.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar