Said Abdullah: PDIP Penggagas Awal Koalisi Besar Pilpres 2024.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
- print Cetak

ππ·πΌπ πππππππππ π΄π€ππ πΎπππππ π π΅ππ ππ πππππππ 2024. (πΉππ‘π πΌππ π‘πππππ πβπ πππππππ’ππβ)
Indo1.id – Menurut Said Abdullah, PDIP menjadi perintis wacana kerja sama politik bersama beberapa partai besar pada Pilpres 2024.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, mengklaim bahwa PDIP memimpin gagasan koalisi besar pada Pilpres 2024.
Ia menyebut Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang pertama kali mengusulkan hal tersebut saat melakukan kunjungan ke partai-partai politik untuk membicarakan kerja sama politik.
“Sesungguhnya PDIP yang pertama kali mengusulkan gagasan ini, namun kemudian dilanjutkan satu per satu,” kata Said di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (11/4/2023).
Bahwa Puan Maharani telah memotivasi kerja sama politik bersama sejumlah ketua umum partai politik seperti Partai Gerindra yang diwakili oleh Prabowo Subianto, Partai Golkar yang diwakili oleh Airlangga Hartarto, dan Partai Kebangkitan Bangsa yang diwakili oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Namun, Said menegaskan bahwa mereka menggunakan istilah “kerja sama politik besar” atau “kerja sama akbar parpol.
Istilah yang tepat seharusnya adalah kerja sama politik besar atau kerja sama akbar parpol. Gagasan itu berasal dari kami, PDIP,” katanya dengan tegas.
Koalisi besar tidak dikenal dalam sistem presidensial yang diterapkan di Indonesia.
Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa istilah “kerja sama akbar parpol” lebih sesuai. Jika kita mengatakan koalisi besar, saya hindari itu karena istilah itu tidak lazim dalam sistem presidensial,” kata Said.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar