Melihat gelagatnya, PKB tampaknya bakal mengusulkan nama ketua umum mereka, Muhaimin Iskandar, untuk menjadi calon RI-2.
Namun, tak menutup kemungkinan sosok Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa direkomendasikan sebagai calon pendamping Prabowo.
“Khofifah bisa menjadi representasi gender, dukungan politik yang teruji di Jatim, pengalaman di birokrasi yang terentang lama sebagai Menteri Sosial, serta basis Fatayat Nahdlatul Ulama,” ucap Ari.
Sementara, sosok cawapres Anies masih menjadi tanda tanya.
Namun demikian, tingginya angka elektoral Gubernur Jawa Tengah itu tak menjamin kemenangannya pada pemilu mendatang.
Menurut Litbang Kompas, ada sejumlah hal yang menyebabkan posisi Ganjar masih rawan.
Pertama, tingginya angka swing voters atau pemilih mengambang.
Survei periode 25 Januari-4 Februari 2023 mencatat, elektabilitas Ganjar sebesar 25,3-37,0 persen.
Namun, dari angka tersebut, sebanyak 13,9-18,2 persen merupakan pemilih loyal atau strong voter, sedangkan 11,4-18,8 adalah pemilih mengambang atau swing voter.