Google Ancam Akan Menghentkan Mesin Pencarinya Di Australia

  • Bagikan
π΄π‘›π‘π‘Žπ‘šπ‘Žπ‘› πΊπ‘œπ‘œπ‘”π‘™π‘’ π»π‘’π‘›π‘‘π‘–π‘˜π‘Žπ‘› 𝑀𝑒𝑠𝑖𝑛 π‘ƒπ‘’π‘›π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘–π‘›π‘¦π‘Ž 𝐷𝑖 π΄π‘’π‘ π‘‘π‘Ÿπ‘Žπ‘™π‘–π‘Ž (πΉπ‘œπ‘₯𝑏𝑒𝑠𝑖𝑛𝑒𝑠 π‘π‘œπ‘š π‘“π‘œπ‘‘π‘œ)

“Jika versi kode ini dijadikan undang-undang, maka kami tidak memiliki pilihan lain selain menghentikan penyediaan layanan Google Penelusuran di Australia,” ujarnya.

Morrison menyatakan bahwa pemerintahnya masih berkomitmen untuk meloloskan undang-undang tersebut melalui parlemen tahun ini. Saat ini, undang-undang tersebut mendapat dukungan politik yang luas.

“Saya ingin menjelaskan: Australia membuat aturan untuk hal-hal yang dapat dilakukan di Australia. Ini dilakukan di parlemen kami,” ujarnya kepada wartawan pada hari Jumat.

Baca Juga :  Google bagi duit 1,5 M untuk Warga Asia, Mau Tahu Caranya? Simak Syaratnya!

“Kami sangat menyambut baik orang-orang yang ingin berkerja dengan aturan tersebut. Namun, kami tidak akan menanggapi ancaman.”

Beberapa anggota parlemen menggambarkan ultimatum yang diberikan oleh Google sebagai “pemerasan” dan “perusahaan besar yang menindas demokrasi”.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan