Semakin Menakutkan, Tingkat Permintaan Jasa Pembuatan Deepfake Terus Meningkat
- account_circle M Effendi
- calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
- print Cetak

πππππππ ππππππ’π‘πππ, πππππππ‘ πππππππ‘πππ π½ππ π πππππ’ππ‘ππ π·πππππππ ππππ’π πππππππππ‘ (π πππ’πππππ πππ‘π)
Indo1.id – Di era digital modern, ancaman dari deepfake semakin memprihatinkan. Tingkat permintaan untuk jasa pembuatan deepfake yang berkualitas tinggi semakin meningkat di forum darknet. Biaya untuk membuat video deepfake ini sangat bervariasi, mulai dari US$ 300 hingga US$ 20.000 per menit, tergantung pada kompleksitas video yang diinginkan.
Deepfake sendiri merupakan video atau materi digital rekayasa yang dibuat oleh kecerdasan buatan atau AI hingga menghasilkan gambar dan suara yang terlihat dan terdengar sangat asli.
Video dan gambar yang dimanipulasi ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan berbahaya, termasuk penipuan keuangan, manipulasi politik, dan bahkan balas dendam.
Tim ahli di Kaspersky melakukan penelitian di forum darknet untuk mengungkap cara kerja industri pembuatan deepfake yang gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan akan deepfake sangat tinggi dan bahkan melebihi pasokan yang tersedia.
Banyak orang yang aktif mencari individu yang bisa membuat video palsu untuk mereka. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka meminta deepfake untuk target tertentu seperti selebritas atau tokoh politik.
“Kenyataan bahwa ada permintaan yang begitu tinggi untuk layanan pembuatan deepfake menunjukkan bahwa orang-orang dengan niat jahat siap membayar harga mahal untuk mendapatkan video semacam itu,” ujar Vladislav Tushkanov, Lead Data Scientist di Kaspersky seperti dilaporkan oleh Techx, pada hari Jumat, 12 Mei 2023.
Beberapa penyedia jasa pembuatan deepfake menawarkan deepfake berkualitas tinggi untuk tujuan penipuan aset kripto. Layanan yang mereka tawarkan termasuk pembuatan cryptostreams atau hadiah kripto. Untuk membuat deepfake tersebut, pelaku penipuan menggunakan rekaman selebritas atau menggabungkan video lama untuk melakukan streaming langsung di platform media sosial.
Mereka kerap menampilkan halaman pre-generated dan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang dari 2.500 hingga 1.000.000 XRP, dengan janji akan menggandakan pembayaran mereka. Akibatnya, pengguna yang terjebak dalam penipuan ini bisa kehilangan antara US$ 1.000 hingga U$ 460.000.
Yang lebih memprihatinkan lagi, beberapa pembuat deepfake juga menawarkan layanan pembuatan video porno. Deepfake jenis ini biasa digunakan oleh pelaku untuk memeras korban atau sebagai motif balas dendam.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar