Taman Air Lintang, Destinasi Berenang Terbaru Di Yogyakarta

  • Bagikan
π‘‡π‘Žπ‘šπ‘Žπ‘› π΄π‘–π‘Ÿ πΏπ‘–π‘›π‘‘π‘Žπ‘›π‘”, π·π‘’π‘ π‘‘π‘–π‘›π‘Žπ‘ π‘– π΅π‘’π‘Ÿπ‘’π‘›π‘Žπ‘›π‘” π‘‡π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘Ÿπ‘’ 𝐷𝑖 π‘Œπ‘œπ‘”π‘¦π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘Ÿπ‘‘π‘Ž (π‘‚π‘˜π‘’π‘π‘’π‘›π‘” π‘“π‘œπ‘‘π‘œ)

Dodi menambahkan bahwa pengunjung Taman Air Lintang dapat menikmati tiga kolam air hangat dengan kedalaman yang berbeda. Selain itu, di tempat ini juga tersedia beberapa wahana seluncur air, ember air tumpah, dan semburan air yang membuat para pengunjung, terutama anak-anak, betah berada di kolam ini.

“Sumber air hangat di Taman Air Lintang ditemukan sejak tahun 1825 hingga 1830. Untuk bisa masuk ke kolam renang ini, pengunjung hanya perlu membeli tiket seharga Rp 10.000 per orang. Pengunjung dapat menikmati air hangat ini hingga 12 jam,” tambahnya.

Baca Juga :  Mitos Burung Kedasih dalam Tradisi Kejawen Yogyakarta

Selain sebagai tempat bermain air bagi anak-anak, pengunjung juga memanfaatkan air hangat alami ini untuk terapi kesehatan, seperti melancarkan peredaran darah, mengobati penyakit kulit, kesemutan, dan pegal linu, karena air di kolam ini mengandung belerang yang baik untuk kesehatan.

“Saya tinggal di Surabaya, ketika berkunjung ke Yogyakarta, saya sengaja membawa keluarga untuk merendam di air hangat ini. Semoga saja penyakit asam urat dan pegal di lengan saya bisa sembuh setelah merendam di sini,” ungkap Ariyanto.

Baca Juga :  Desa Wisata Nglanggeran: Keindahan Alam dan Budaya di Yogyakarta

Sementara itu, Rasya dan Putri mengaku sangat senang dapat berenang dan bermain di Taman Air Lintang. “Ini sangat menyenangkan, airnya hangat, dan aku seneng mainan kayak gini, seneng main disini karena ada pancuran dan bisa berenang,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan