Wisata Alam Menakjubkan di Bukit Menoreh Tengah Kabut
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
- print Cetak

πππ ππ‘π π΄πππ πππππππ’ππππ ππ π΅π’πππ‘ ππππππβ πππππβ πΎπππ’π‘. (π½ππ£ππ‘πππ£ππ πππ‘π)
Indo1.id – Baru-baru ini, Kawasan Merapi Merbabu Menoreh berhasil masuk dalam daftar Cagar Biosfer UNESCO yang bergengsi, bergabung dengan kawasan Bunaken Tangkoko Minahasa dan Karimunjawa Jepara Muria.
Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang memukau telah lama menjadi daya tarik bagi para wisatawan dan pendaki, namun ternyata masih banyak yang belum mengetahui tentang keistimewaan Pegunungan Menoreh, yang sering disebut juga sebagai Bukit Menoreh.
Bukit Menoreh melintasi Kabupaten Kulon Progo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, kemudian berlanjut ke Kabupaten Purworejo dan sebagian Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah.
Puncak tertinggi di Pegunungan Menoreh adalah Gunung Ayamayam, yang menjulang setinggi 1.022 mdpl.
Pegunungan Menoreh memiliki sejarah yang terkait erat dengan perjuangan Indonesia, di mana daerah ini digunakan oleh Pangeran Diponegoro sebagai basis pertahanan dalam Perang Jawa melawan penjajahan Belanda pada tahun 1825-1830.
Apabila cuaca sedang cerah, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah Candi Borobudur dari Pegunungan Menoreh.
Terdapat keyakinan populer bahwa siluet pegunungan ini menyerupai sosok Gunadharma, arsitek Candi Borobudur, ketika tertidur.
Selain itu, terdapat banyak pilihan wisata alam yang menakjubkan di sini, seperti Wisata Alam Kalibiru, Pule Payung, Puncak Suroloyo, Ayunan Langit, Sungai Mudal, Air Terjun Kedung Pedut, Kembang Soka, Embung Banjaroya, Kebun Teh Nglinggo, Gua Kiskendo, Hutan Pinus Girimulyo, dan masih banyak lagi.
Keadaan tanah yang subur di Pegunungan Menoreh juga memungkinkan perkebunan buah yang melimpah, termasuk manggis dan durian.
Pada musim panen, warga setempat sering membuka kebun mereka untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
Bagi para wisatawan yang menyukai bersepeda atau berkemah, Pegunungan Menoreh juga menyediakan fasilitas yang cocok untuk hobi tersebut.
Salah satu keunikan alam di sini adalah Museum Alam Marmer Merah, yang terdiri dari gugusan tebing tinggi yang terbuat dari batu marmer merah yang khas dengan urat-uratnya.
Bukit marmer merah ini diketahui hanya ada dua di dunia, satu di Italia dan satu lagi di Indonesia.
Museum Alam Marmer Merah telah berdiri sejak tahun 2016 dan pengelolaannya termasuk pembuatan tangga batu marmer yang membawa pengunjung ke spot foto dengan ketinggian sekitar 500 mdpl.
Bagi yang tidak takut dengan ketinggian, silakan mencoba naik ke atas.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar