“Mereka juga menemukan contoh kerangka seorang wanita setelah pemenggalan kepala. Tetapi yang ini memiliki tengkorak seorang anak yang diletakkan di dadanya,” ujar Stromski.
Selain itu, sekitar sepertiga kuburan berisi kerangka dengan batu bata yang diletakkan di samping kaki, lengan, dan kepala mereka.
Stromski mengatakan bahwa batu bata itu dimaksudkan untuk mencegah mereka bergerak atau melarikan diri dari kubur.
Stromski juga menemukan beberapa koin yang ditempatkan di mulut kerangka.
Ia mengatakan bahwa koin itu adalah mata uang untuk melakukan perjalanan ke alam baka. Salah satu koin berasal dari tahun 1846.
Kuburan massal ‘vampir’ ini bukanlah penemuan pertama di Polandia.
Pada tahun 2017, para peneliti juga menemukan sisa-sisa ‘vampir’ wanita yang dikubur dengan sabit di lehernya dan gembok di jempol kakinya untuk mencegahnya bangkit dari kematian di Pień.
Penemuan-penemuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan pada vampir atau pengisap darah pernah berkembang di Polandia dan Eropa Timur pada masa lalu.
Namun, kepercayaan ini tidak memiliki dasar ilmiah dan hanya merupakan mitos atau legenda rakyat.








