Keutamaan Sholat di Raudhah, Masjid Nabawi Madinah!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
- print Cetak

Raudhah, Masjid Nabawi. (Foto: NU Online)
Indo1.id – Raudhah adalah area di dalam Masjid Nabawi, Madinah, yang terletak di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar yang beliau gunakan untuk berdakwah.
Rumah Rasulullah SAW kini menjadi makam beliau. Raudhah ditandai dengan tiang-tiang putih dan karpet putih.
Luasnya sekitar 330 meter persegi yang memanjang dari arah timur sampai barat sepanjang 22 meter dan dari arah utara sampai selatan sepanjang 15 meter.
Raudhah disebut sebagai taman surga oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:
مَا بَيْنَ بَيْتِى وَمِنْبَرِى رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Artinya:
“Antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman surga.”
Tempat ini juga disebut sebagai area yang mustajab untuk berdoa, yaitu doa yang akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Hal ini didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah:
إِذَا رَأَيْتُمُوا حُلَّةً خَضْرَاءَ فِي مَسْجِدِي فَأَقِيمُوا عِنْدَهَا فَإِنَّهَا رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَإِنَّهُ لا يُصَلِّي عِنْدَهَا رَجُلٌ صَلاةً إِلا اسْتَجَابَ اللهُ لهُ
Artinya:
“Jika kalian melihat hulah (karpet) hijau di masjidku, maka berdirilah di dekatnya, karena sesungguhnya itu adalah taman dari taman surga. Dan sesungguhnya tidak ada seorang pun yang sholat di dekatnya kecuali Allah akan mengabulkan doanya.”
Keutamaan sholat di Raudhah juga didukung oleh hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:
صَلاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلاةٍ فِيمَا سِوَاهُ، إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرام
Artinya:
“Sholat di masjidku ini lebih utama 1.000 kali dibandingkan sholat di masjid yang lainnya, kecuali di Masjidil Haram.”
Namun, ada beberapa mitos yang berkembang di kalangan umat Islam tentang sholat di Raudhah.
Beberapa mitos tersebut adalah:
– Sholat di Raudhah harus dilakukan dengan niat khusus untuk mendapatkan keutamaan.
– Sholat di Raudhah harus dilakukan dengan menghadap makam Rasulullah SAW.
– Sholat di Raudhah harus dilakukan dengan membaca doa tertentu atau surat tertentu.
– Sholat di Raudhah harus dilakukan dengan jumlah rakaat tertentu atau waktu tertentu.
Semua mitos tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dari Al-Quran atau hadits. Yang perlu diperhatikan ketika sholat di Raudhah adalah:
– Sholat di Raudhah bisa dilakukan dengan niat apapun, baik wajib maupun sunnah, asalkan sesuai dengan syarat dan rukun sholat.
– Sholat di Raudhah harus dilakukan dengan menghadap kiblat, yaitu Ka’bah, bukan makam Rasulullah SAW.
Menghadap makam Rasulullah SAW saat sholat bisa menimbulkan kesyirikan atau pengagungan berlebihan terhadap beliau.
– Sholat di Raudhah bisa dilakukan dengan membaca doa atau surat apapun yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Tidak ada doa atau surat khusus yang harus dibaca saat sholat di Raudhah.
– Sholat di Raudhah bisa dilakukan dengan jumlah rakaat atau waktu apapun yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Tidak ada jumlah rakaat atau waktu khusus yang harus dipenuhi saat sholat di Raudhah.
Sholat di Raudhah adalah sebuah anugerah dan karunia dari Allah SWT yang patut disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Namun, kita tidak boleh terjebak dalam mitos-mitos yang tidak berdasar dan melalaikan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.
Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk sholat di Raudhah dan mengabulkan doa-doa kita. Aamiin.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar