Mitos, Manfaat, dan Ciri-Ciri Kayu Cempaka, Bunganya Harum dan Kayu Berwarna Kuning hingga Coklat Kemerahan

  • Bagikan
Bunga Cempaka (Kantil) Kuning. (Foto: Istock)

Ia pun bingung siapa yang harus dipilih menjadi raja selanjutnya. Akhirnya, ia memutuskan untuk membagi kerajaannya menjadi lima bagian sesuai dengan warna kayu cempaka yang dibawa oleh putranya.

Suro mendapatkan bagian kerajaan dengan warna merah karena ia membawa kayu cempaka utuh. Ia pun menjadi raja di Surabaya.

Boyo mendapatkan bagian kerajaan dengan warna putih karena ia membawa kulit kayu cempaka. Ia pun menjadi raja di Boyolali.

Kediri mendapatkan bagian kerajaan dengan warna kuning karena ia membawa serbuk kayu cempaka. Ia pun menjadi raja di Kediri.

Blitar mendapatkan bagian kerajaan dengan warna hitam karena ia membawa arang kayu cempaka. Ia pun menjadi raja di Blitar.

Baca Juga :  Mistos dan Misteri Menara Saidah: Gedung Miring yang Menyimpan Banyak Kisah Mistis

Tulungagung mendapatkan bagian kerajaan dengan warna biru karena ia membawa abu kayu cempaka. Ia pun menjadi raja di Tulungagung.

Manfaat Kayu Cempaka

Kayu cempaka memiliki banyak manfaat untuk berbagai keperluan, antara lain:

– Kayu cempaka dimanfaatkan sebagai bahan baku kayu untuk pembuatan mebel, terutama untuk mebel indoor. Kayu cempaka memiliki warna yang indah, tekstur yang halus, dan kekuatan yang cukup baik.

– Kayu cempaka digunakan untuk membuat berbagai kerajinan atau mainan kayu, baik kerajinan tradisional maupun modern. Kayu cempaka mudah dibentuk dan dihias sesuai dengan kreativitas.

Baca Juga :  Mitos Kayu Sangga Balik: Rahasia Magis di Dalam Hutan Kalimantan

– Kayu cempaka digunakan untuk dibuat furnitur rumah seperti pintu, jendela, dinding, bahkan lantai kayu. Kayu cempaka memiliki kelas awet yang tinggi dan tidak mudah lapuk atau dimakan rayap.

– Kayu cempaka dimanfaatkan sebagai bahan kayu konstruksi ringan. Kayu cempaka memiliki bobot yang ringan tetapi cukup kuat untuk menopang beban. Kayu cempaka juga mudah dipasang dan direkatkan.

– Kayu cempaka menghasilkan resin atau getah yang diolah menjadi kopal. Kopal adalah bahan baku untuk pembuatan cat, vernis, lilin, dupa, parfum, obat-obatan, dan kosmetik. Kopal juga digunakan sebagai bahan pengawet untuk fosil dan artefak.

Ciri-Ciri Kayu Cempaka

Baca Juga :  Mitos Kayu Trunyan Bali, Pohon Ajaib yang Menghilangkan Bau Jenazah di Desa Trunyan

Kayu cempaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

– Kayu cempaka berwarna kuning hingga coklat kemerahan dengan serat kayu yang lurus memanjang dan agak renggang. Kayu cempaka memiliki gubal berwarna kuning muda dengan teras berwarna kuning tua.

– Kayu cempaka memiliki bobot yang ringan tetapi cukup kuat. Kerapatan kayu cempaka berkisar antara 300-600 kg/m3. Kayu cempaka memiliki kekuatan lentur sekitar 70-90 N/mm2 dan kekuatan tekan sekitar 30-50 N/mm2.

– Kayu cempaka mudah diolah untuk berbagai keperluan. Kayu cempaka mudah digergaji, dibor, dibubut, diamplas, direkatkan, dipaku, dicat, dan dipoles.

Kayu cempaka juga mudah dibentuk menjadi berbagai bentuk sesuai dengan keinginan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan