Indo1.id – Kedung Pengilon adalah sebuah wisata alam yang terletak di Dusun Petung, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Wisata ini menawarkan pemandangan air terjun yang mengalir deras dari ketinggian 10 meter dan membentuk kolam yang cukup luas dan dalam.
Wisata ini masih sangat alami dan sepi dari pengunjung. Hanya ada beberapa fasilitas sederhana yang disediakan oleh warga setempat, seperti kamar mandi umum, saung bambu, dan penyewaan ban pelampung.
Tiket masuk ke wisata ini pun masih gratis, hanya perlu membayar biaya parkir.
Namun, di balik keindahan dan kesunyian Kedung Pengilon, ternyata tersimpan beberapa cerita mistis yang membuat bulu kuduk merinding.
Beberapa cerita mistis tersebut antara lain:
– Konon, nama Kedung Pengilon berasal dari kata “pengilang”, yang berarti tempat untuk menghilang atau menghilangkan. Hal ini dikaitkan dengan kejadian-kejadian misterius yang pernah terjadi di sana, seperti orang-orang yang hilang tanpa jejak atau ditemukan tewas tanpa sebab jelas.
– Salah satu cerita mistis yang paling terkenal adalah tentang seorang gadis cantik bernama Sari yang konon bunuh diri di Kedung Pengilon karena patah hati.
Menurut cerita, Sari adalah seorang gadis desa yang jatuh cinta dengan seorang pemuda kota yang sedang berlibur di sana.
Namun, pemuda tersebut ternyata sudah memiliki pacar dan hanya mempermainkan Sari.
Sari pun merasa sangat sedih dan putus asa hingga akhirnya memutuskan untuk melompat ke dalam kolam Kedung Pengilon dan tidak pernah ditemukan lagi.
Konon, arwah Sari masih gentayangan di sana dan sering menampakkan diri kepada para pengunjung.
– Selain cerita tentang Sari, ada juga cerita tentang sekelompok pemuda yang nekat berenang di Kedung Pengilon pada malam Jumat Kliwon.
Mereka tidak percaya dengan adanya hal-hal mistis di sana dan ingin membuktikannya sendiri.
Namun, nasib malang menimpa mereka. Salah satu dari mereka tiba-tiba tenggelam dan tidak bisa diselamatkan.
Ketika mayatnya ditemukan keesokan harinya, ternyata tubuhnya sudah membusuk dan penuh dengan luka-luka aneh.
– Cerita mistis lainnya adalah tentang seorang dukun sakti yang pernah melakukan ritual di Kedung Pengilon.
Dikatakan bahwa dukun tersebut ingin mencari ilmu tingkat tinggi dengan cara mandi kembang di kolam tersebut pada malam bulan purnama.
Namun, ritualnya gagal karena ia diganggu oleh makhluk-makhluk halus yang tinggal di sana. Dukun tersebut pun menjadi gila dan menghilang entah kemana.
Itulah beberapa cerita mistis yang beredar tentang Kedung Pengilon.
Meskipun belum ada bukti ilmiah atau saksi mata yang bisa memastikan kebenaran cerita-cerita tersebut, namun banyak orang yang percaya dan menghormati adat istiadat setempat saat berkunjung ke sana.
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pengunjung antara lain:
– Tidak boleh berenang atau mandi di kolam Kedung Pengilon pada malam hari atau hari-hari tertentu seperti Jumat Kliwon atau bulan purnama.
– Tidak boleh berisik, berteriak-teriak, atau mengeluarkan kata-kata kasar saat berada di sana.
– Tidak boleh membuang sampah sembarangan atau merusak lingkungan sekitar.
– Tidak boleh mengambil atau membawa apapun dari sana, termasuk batu, tanaman, atau airnya.
– Tidak boleh menantang atau menghina makhluk-makhluk halus yang konon berada di sana.
Kedung Pengilon memang merupakan wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.
Namun, sebagai pengunjung yang baik, kita harus tetap menjaga sikap dan etika kita saat berada di sana.
Selain itu, kita juga harus tetap waspada dan berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.








