Seniman Doodleart Cat Kantung Sampah yang Bersebaran di Jogja
- account_circle Nugroho
- calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
- print Cetak

Tumpukan sampah yang di cat doodle. (Foto: instagram @aditdoodleman)
Indo1.id – Tumpukan kantong sampah yang bersebaran di beberapa titik di Kota Jogja menjadi pemandangan yang mengganggu mata.
Namun, bagi seorang seniman jalanan bernama Adit “Doodleman”, tumpukan sampah itu justru menjadi media untuk berkarya.
Adit “Doodleman” adalah seorang seniman doodleart yang menggunakan semprotan cat untuk membuat gambar-gambar unik dan menarik di atas kantong sampah.
Dengan gaya seni yang khas, ia mencoba menyampaikan pesan-pesan kritis tentang masalah sampah yang melanda kota pelajar ini.
Menurut Adit, ia terinspirasi untuk membuat karya seni dari sampah setelah melihat kondisi kota yang semakin kotor dan bau.
Ia merasa perlu melakukan sesuatu untuk menarik perhatian masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik.
“Karya seni ini adalah bentuk protes saya terhadap sistem tata kelola sampah yang buruk di Jogja. Saya ingin menyadarkan orang-orang bahwa sampah bukan hanya masalah estetika, tapi juga masalah kesehatan dan lingkungan,” ujar Adit kepada awak media, Minggu (10/8/2023).
Adit mengaku tidak memilih sembarang tempat untuk membuat karya seninya.
Ia sengaja mencari lokasi-lokasi strategis yang sering dilewati oleh banyak orang, seperti Terminal Ngabean, Purawisata, dan Pojok Benteng Kidul Wetan.
“Tujuannya agar karya seni saya bisa dilihat oleh banyak orang dan memberikan dampak yang lebih besar. Saya juga ingin menantang diri saya sendiri untuk beradaptasi dengan kondisi lokasi yang berbeda-beda,” tutur Adit.
Adit mengatakan bahwa ia tidak memiliki izin resmi untuk membuat karya seninya di tempat umum.
Namun, ia mengklaim bahwa ia tidak pernah mendapat masalah dari pihak berwenang atau masyarakat sekitar.
“Sejauh ini, saya belum pernah ditangkap atau dimarahi oleh siapa pun. Malah, banyak yang mengapresiasi dan mendukung karya seni saya. Ada juga yang ikut membantu saya membersihkan sampah setelah saya selesai melukis,” ungkap Adit.
Adit berharap bahwa karya seninya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Ia juga berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam menghasilkan dan membuang sampah.
“Sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan biarkan sampah merusak keindahan dan kebersihan kota kita. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap sehat dan nyaman,” pungkas Adit.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar