Effendi Gazali Bilang Obrolan Ganjar dengan Najwa Shihab di UGM tidak rendahkan MC dan Jurnalis
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
- print Cetak

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali. (Foto: twitter @TwitPost)
Indo1.id – Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali, memberikan tanggapan terkait pernyataan Ganjar Pranowo yang dianggap merendahkan profesi master of ceremony (MC) dan jurnalis saat acara Mata Najwa On Stage di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (18/9/2023).
Effendi mengatakan bahwa Ganjar tidak bermaksud untuk melecehkan dua profesi tersebut, melainkan hanya ingin menekankan pentingnya dunia pendidikan di Indonesia.
Effendi menjelaskan bahwa Ganjar memiliki gagasan besar untuk mewujudkan sumber daya manusia hebat di Indonesia.
Salah satu caranya adalah dengan mengisi dunia pendidikan dengan lulusan terbaik dari universitas-universitas.
Effendi menilai bahwa Ganjar hanya gemas melihat fakta bahwa banyak lulusan terbaik yang lebih memilih bekerja di bidang lain yang lebih menjanjikan, seperti BUMN atau perusahaan besar lainnya.
“Setelah saya menonton dengan pikiran jernih, pernyataan Ganjar itu tidak ditujukan untuk merendahkan profesi MC ataupun jurnalis. Maksud Ganjar bukan itu. Saya paham betul, orang seperti Ganjar jauh dari keinginan merendahkan profesi itu. Apalagi, istrinya dulu juga seorang jurnalis,” kata Effendi kepada awak media, Kamis (21/9/2023).
Effendi mencontohkan bahwa Jepang, yang pernah hancur akibat dibom oleh Amerika Serikat, bisa bangkit dan maju kembali karena mengutamakan dunia pendidikan.
Pemerintah Jepang mencari berapa guru, dosen, atau tenaga pengajar yang tersisa dan meminta mereka untuk mencetak generasi baru yang hebat.
“Tujuan Ganjar menyampaikan itu untuk menggambarkan, betapa guru, dosen dan tenaga pengajar itu memiliki peranan penting dalam pembangunan suatu bangsa. Dan seharusnya, lulusan terbaik universitas yang mengisi ruang itu untuk mencetak generasi bangsa yang hebat,” ujar Effendi.
Effendi juga setuju dengan pernyataan Ganjar bahwa lulusan terbaik universitas harusnya kembali ke kampus untuk menjadi dosen.
“Itulah yang menjamin suatu bangsa menjadi cepat dalam akselerasinya menjadi negara maju,” tegasnya.
Sementara itu, jurnalis senior Najwa Shihab juga mengklarifikasi soal potongan video pernyataan Ganjar yang viral di media sosial.
Najwa mengatakan bahwa Ganjar berbicara dalam konteks pendidikan dan tidak ada maksud untuk melecehkan profesi jurnalis atau MC.
“Jadi bukan soal tersinggung, biasa saja, agar tidak ke mana-mana. Pernyataan Ganjar Pranowo maksudnya tentang pentingnya institusi pendidikan, untuk mendapatkan orang-orang terbaik,” kata Najwa saat dimintai tanggapan terkait polemik pernyataan soal profesi jurnalis di Jakarta, Kamis 21 September 2023.
Najwa menjelaskan bahwa saat itu ia merespons pernyataan Ganjar karena ingin menjernihkan apa yang mungkin masih abu-abu.
“Saya tentu perlu merespons saat itu, karena tugas jurnalis, menjernihkan apa yang mungkin masih abu-abu. Makanya saya katakan bahwa profesi jurnalis itu membanggakan,” katanya menegaskan.
Najwa berharap masyarakat bisa melihat secara utuh gagasan atau visi programatik dari tiap bacapres, bukan hanya fokus pada potongan-potongan detil dan kontroversial dari percakapan.
“Saya senang dengan antusiasme publik terhadap berbagai isi dialog kemarin, tapi juga berharap publik jangan terjebak hanya fokus ke potongan-potongan detil dan kontroversial dari percakapan. Tapi sesuai tujuan awal acara ini diadakan, bisa melihat secara utuh gagasan -gagasan atau visi programatik dari tiap bacapres,” ucapnya.
Najwa menambahkan bahwa semua profesi, baik jurnalis, MC, politikus, guru, dosen, maupun profesi lain, punya peran pentingnya masing-masing.
“Yang penting saat ini semua sepakat, tiap profesi, baik jurnalis, MC, politikus, guru dan dosen, juga profesi lain, punya peran pentingnya masing-masing,” pungkasnya.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar