Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Film » Kenapa TVRI Tidak Menayangkan Film Pemberontakan G 30S PKI? Ternyata Begini Alasannya !

Kenapa TVRI Tidak Menayangkan Film Pemberontakan G 30S PKI? Ternyata Begini Alasannya !

  • account_circle Sekti Leksono
  • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Setiap kali memasuki tanggal 30 September selalu muncul kontroversi mengenai pemutaran film G 30S PKI.

Sejumlah pertanyaan juga diajukan terutama kepada stasiun-stasiun televisi yang memiliki kapasitas untuk melakukan pemutaran film tersebut.
Pertayaan ini juga tidak lepas diajukan kepada Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia.

Menjawab pertanyaan tersebut, Dirut TVRI Iman Brotoseno menyatakan sebagai Lembaga Penyiaran Publik tidak akan menayangkan pemutaran film G 30S PKI.

Hal ini didasari oleh sejumlah hal.
Bila kita melihat fakta sejarah, sejak tahun 1998 pada masa pemeritahan Presiden Habibie, film tersebut sudah tidak ditayangkan di TVRI.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Menteri Penerangan RI saat itu Letnan Jenderal TNI (Purn) M. Yunus Yosfiah yang mengatakan, pemutaran film yang bernuansa pengkultusan tokoh seperti film pengkhianatan G 30S PKI, Janur Kuning dan Serangan Fajar, tidak sesuai lagi dengan dinamika reformasi.

Karena itu, tanggal 30 September 1998, TVRI dan TV Swasta tidak menayangkan pemutaran film G 30S PKI seperti yang diungkapkan Yunus Yosfiah dalam keterangannya di depan awak media , 24 September 1998.

Menteri Pendidikan saat itu Juwono Sudarsono juga membentuk tim khusus untuk mengevaluasi semua buku sejarah dalam versi G 30 S PKI.

PP Nomor: 13 Tahun 2005 tentang Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia, pada bagian Ketiga, Pasal 4 mengenai Tugas menyebutkan:

TVRI mempunyai tugas memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya bangsa untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Karena itu kami tidak memutar tayangan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di antara masyarakat, tapi kami juga memberikan pencerahan dan informasi sehat sesuai fungsi kepublikan kami, sehingga pembelajaran masa silam akan selalu kami tampilkan dengan cara interaktif dan kekinian melalui program-program di TVRI,” ungkap Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam keterangan tertulisnya beberapa Tahun lalu.

Program-program pembelajaran sejarah yang tayang melalui layar TVRI, jelasnya dia, seperti Forum Fristian pada 29 September 2021 dengan topik:
Rekonsiliasi ’65, Berdamai Dengan Sejarah.

“Program Mengingat Jejak Sejarah yang tayang pada 30 September 2021 serta penayangan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Jumat, 1 Oktober 2021,” paparnya.

  • Penulis: Sekti Leksono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berburu Night Panoramic di Hutan Pinus Pengger! Fotografi Lovers Wajib Ke Sini!

    Berburu Night Panoramic di Hutan Pinus Pengger! Fotografi Lovers Wajib Ke Sini!

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Meskipun terbuka untuk umum, Hutan Pinus Pengger, sengaja dibuat untuk kamu para pecinta fotografi. Selain alamnya yang sangat sejuk dan teduh dengan rindangnya pohon pinus, ada banyak spot foto yang menarik. Hutan pinus Pengger merupakan satu dari beberapa hutan pinus yang ada di sekitar Jogja, seperti halnya Hutan Pinus Mangunan yang sudah lama terkenal. Lalu […]

  • Makna Perjuangan RA Kartini bagi Perempuan Indonesia: Inspirasi Kesetaraan & Pendidikan

    Makna Perjuangan RA Kartini bagi Perempuan Indonesia: Inspirasi Kesetaraan & Pendidikan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Indriana
    • 0Komentar

    Indo1.id – Raden Ajeng (RA) Kartini adalah pelopor gerakan emansipasi perempuan Indonesia di era kolonial Belanda. Lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, Kartini memperjuangkan hak pendidikan, kesetaraan gender, dan kebebasan berpikir bagi perempuan pribumi yang saat itu terbelenggu oleh tradisi feodal. Meski hidup di tengah keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan, Kartini terus menuntut ilmu dan menuangkan pemikirannya melalui surat-surat […]

  • Dapatkah Orang yang Pernah Dipenjara Karena Korupsi Mendaftar Sebagai Calon Legislatif?

    Dapatkah Orang yang Pernah Dipenjara Karena Korupsi Mendaftar Sebagai Calon Legislatif?

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Setiap warga negara Indonesia berhak mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada pemilihan umum legislatif yang diadakan setiap lima tahun sekali. Namun, apakah orang yang pernah dipenjara karena korupsi boleh mendaftar sebagai caleg? Status sebagai mantan narapidana korupsi sering dianggap sebagai “cacat” oleh masyarakat, sehingga hal ini sering menjadi kontroversi. Awalnya, Komisi […]

  • Hancur di Sydney, Indonesia Dibantai Australia 1-5 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Hancur di Sydney, Indonesia Dibantai Australia 1-5 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ari arjuno
    • 0Komentar

    Indo1.id – Pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Kamis, 20 Maret 2025, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia setelah kalah dengan skor 1-5 di Sydney Football Stadium. Jalannya Pertandingan Indonesia memulai laga dengan agresif dan mendapatkan peluang emas pada menit ke-7 melalui hadiah penalti. Namun, eksekusi penalti oleh Kevin Diks gagal membuahkan […]

  • Yuk Wisata Ke Lubuk Batang, Air Terjun Tersembunyi di Sumatera Barat!

    Yuk Wisata Ke Lubuk Batang, Air Terjun Tersembunyi di Sumatera Barat!

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Sumatera Barat memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik dan indah. Salah satunya adalah Wisata Lubuk Batang, sebuah air terjun yang terletak di pedalaman Kabupaten Limapuluh Kota. Wisata Lubuk Batang berada di Jorong Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX, sekitar 200 km dari Kota Padang. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus menempuh perjalanan yang […]

  • Kayu Bertuah Kelor Hitam: Penawar Kejang, Kesurupan, dan Hawa Jahat”

    Kayu Bertuah Kelor Hitam: Penawar Kejang, Kesurupan, dan Hawa Jahat”

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Dalam sebuah penemuan terbaru, kayu galih kelor hitam, yang berasal dari pohon kelor, telah menjadi pusat perhatian sebagai penawar yang efektif untuk kondisi seperti kejang-kejang, kesurupan, dan dampak negatif hawa jahat. Kayu galih kelor hitam, saat digunakan dengan benar, telah terbukti efektif dalam mengatasi situasi di mana seseorang mengalami kejang atau kesurupan. Dalam […]

expand_less