Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Ilmu Pranoto Mongso, Kalender Pertanian Kearifan Lokal Jawa, Orang Jawa Wajib Tahu!

Ilmu Pranoto Mongso, Kalender Pertanian Kearifan Lokal Jawa, Orang Jawa Wajib Tahu!

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Ilmu pranoto mongso adalah sebuah sistem kalender yang digunakan oleh masyarakat Jawa khususnya para petani dan nelayan dalam menentukan musim tanam dan panen.

Ilmu ini merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang diciptakan oleh pujangga terkenal R.Ng.Ronggowarsito untuk mengenalkan waktu dan telah dipraktikkan oleh masyarakat Jawa sejak ribuan tahun lalu.

Ilmu pranoto mongso berasal dari dua kata, yaitu “pranoto” yang berarti aturan atau ketetapan dan “mongso” yang berarti musim. Ilmu pranoto mongso dapat diartikan sebagai kalender yang memberikan informasi tentang perubahan musim yang terjadi setiap tahunnya.

Dalam perhitungannya, kalender pranoto mongso dibagi menjadi 12 mongso atau musim.

Perhitungan mongso ini berdasarkan pada kalender Masehi.

Ke-12 mongso tersebut adalah sebagai berikut:

– Kasa/Kaso: mulai tanggal 22 Juni sampai 1 Agustus (selama 44 hari). Ciri-cirinya adalah daun-daun berguguran, kayu mengering, belalang masuk ke dalam tanah. Tugas petani adalah membakar jerami dan menanam palawija.

– Karo: mulai tanggal 2 Agustus sampai 24 Agustus (selama 23 hari). Ciri-cirinya adalah tanah mengering dan retak-retak, pohon randu dan mangga mulai berbunga.

– Katelu: mulai tanggal 25 Agustus sampai 17 September (selama 24 hari). Ciri-cirinya adalah tanaman merambat menaiki lanjaran, rebung bambu bermunculan. Tugas petani adalah memanen palawija.

– Kapat: mulai tanggal 18 September sampai 12 Oktober (selama 25 hari). Ciri-cirinya adalah mata air mulai terisi, kapuk randu mulai berbuah, burung-burung kecil mulai bersarang dan bertelur. Tugas petani adalah memanen palawija dan menggarap lahan untuk padi gaga.

– Kalima/Kalimo: mulai tanggal 13 Oktober sampai 8 November (selama 27 hari). Ciri-cirinya adalah mulai turun hujan besar, pohon asam jawa mulai menumbuhkan daun muda, ulat mulai bermunculan, laron keluar dari liang, lempuyang dan temu kunci mulai bertunas.

Tugas petani adalah memperbaiki selokan sawah, membuat irigasi, dan menyebar padi gaga.

– Kanem: mulai tanggal 9 November sampai 21 Desember (selama 43 hari). Ciri-cirinya adalah buah-buahan (durian, rambutan, manggis, dan lain-lainnya) mulai bermunculan, belibis mulai kelihatan di tempat-tempat berair.

Tugas petani adalah menyebar benih padi di pembenihan.

– Kapitu: mulai tanggal 23 Desember sampai 3 Februari (selama 43 hari). Ciri-cirinya adalah hujan turun terus-menerus, pohon-pohon berbuah lebat, burung-burung berkicau riang. Tugas petani adalah menanam padi di sawah.

– Kapituwa: mulai tanggal 4 Februari sampai 18 Maret (selama 43 hari). Ciri-cirinya adalah hujan reda sedikit demi sedikit, padi tumbuh subur dan berbulir banyak, burung-burung mencari makan di sawah. Tugas petani adalah menjaga padi dari hama dan penyakit.

– Kasanga: mulai tanggal 19 Maret sampai 10 April (selama 23 hari). Ciri-cirinya adalah hujan semakin jarang turun, padi menguning dan siap dipanen, burung-burung banyak yang mati karena kekurangan makan.
Tugas petani adalah memanen padi dengan hati-hati.

– Kasadasa: mulai tanggal 11 April sampai 3 Mei (selama 23 hari). Ciri-cirinya adalah hujan berhenti sama sekali, padi sudah dipanen dan disimpan di lumbung, burung-burung berpindah tempat mencari makan.

Tugas petani adalah membersihkan sawah dari sisa-sisa tanaman dan menyiapkan lahan untuk palawija.

– Desta: mulai tanggal 4 Mei sampai 21 Juni (selama 49 hari). Ciri-cirinya adalah udara panas dan kering, tanah retak-retak, pohon-pohon mengering dan berguguran. Tugas petani adalah menanam palawija yang tahan kekeringan seperti jagung, kacang-kacangan, dan ubi-ubian.

– Sadha: mulai tanggal 22 Juni sampai 21 Juli (selama 30 hari). Ciri-cirinya adalah udara masih panas dan kering, tanah masih retak-retak, pohon-pohon masih mengering dan berguguran. Tugas petani adalah memanen palawija yang sudah matang.

Ilmu pranoto mongso ini diyakini masih relevan dan akurat dalam menentukan waktu yang tepat untuk bercocok tanam.

Ilmu ini juga mengandung nilai-nilai filosofi dan etika yang dapat dijadikan pedoman hidup oleh masyarakat Jawa.

Ilmu ini merupakan warisan budaya yang patut dilestarikan dan dikembangkan.

Demikian  tentang ilmu pranoto mongso, Semoga bermanfaat.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Terbongkar Kasus Perselingkuhannya, Rendy Kjaernett Belum Bisa Berkomunikasi Baik Dengan Lady Nayoan!

    Setelah Terbongkar Kasus Perselingkuhannya, Rendy Kjaernett Belum Bisa Berkomunikasi Baik Dengan Lady Nayoan!

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Rendy Kjaernett membeberkan bagaimana hubungannya kini dengan sang istri Lady Nayoan setelah perselingkuhannya terbongkar. Ia mengaku masih menjalin komunikasi dengan Lady Nayoan sebatas membicarakan soal anak. Meskipun sang istri telah melayangkan gugatan cerai terhadapnya. Namun, Rendy Kjaernett hingga sekarang belum bisa bicara empat mata dengan Lady. Bintang FTV tersebut sadar perbuatannya berselingkuh sangat menyakiti Lady Nayoan. […]

  • Tanggapi Pernyataan Ahmad Dhani, Once Mekel : ‘Bukan Masalah Hak Royalti, Mungkin Ada Sentimen Pribadi Terhadap Saya’

    Tanggapi Pernyataan Ahmad Dhani, Once Mekel : ‘Bukan Masalah Hak Royalti, Mungkin Ada Sentimen Pribadi Terhadap Saya’

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Penyanyi solo Tanah Air, Once Mekel menganggap masalah Ahmad Dhani terhadap dirinya bukan bertumpu pada persoalan hukum. Ia malah merasa masalah pentolan Dewa 19 itu soal izin menyanyikan lagu bertumpu pada sentimen pribadi dengan dirinya. “Tapi, sebetulnya sudah ada kesesuaian dalam undang-undang ini. Saya melihat begini, saya melihat ini bukan masalah hukum, tapi banyak nuansa masalah pribadi,” jelas Once […]

  • Lekuk Tubuh Millen Cyrus Terlihat Sexy Saat Pakai Jumpsuit, Netizen Komentar Seronok ‘Kayaknya Itunya Sudah Dipotong’

    Lekuk Tubuh Millen Cyrus Terlihat Sexy Saat Pakai Jumpsuit, Netizen Komentar Seronok ‘Kayaknya Itunya Sudah Dipotong’

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Baru-baru ini Melaney Ricardo mengundang pasangan selebgram Millen Cyrus dan Lionel Lee ke podcastnya. Melaney juga mengajak keduanya untuk joget TikTok bareng. Presenter kondang ini mengusung tema, “Pov: Yang Ori Kalah Sama Yang Crispy” dalam konten TikTok mereka berempat. Awalnya Melaney, Millen, dan seorang lagi berjoget ria. Tiba-tiba Lionel Lee datang melirik ke arah tiga orang ini. […]

  • Hasil Road to Grand Final Indonesian Idol 2023 Sesuai Prediksi Juri, Anang Hermansyah

    Hasil Road to Grand Final Indonesian Idol 2023 Sesuai Prediksi Juri, Anang Hermansyah

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hasil Road to Grand Final malam result pekan lalu benar-benar sesuai prediksi Anang Hermansyah, yang menyebut Salma akan menjadi salah satu finalis di Top 2. Seperti diketahui, pada babak Spektakuler Show 10, Senin (10/4/2023) lalu, Anang Hermansyah memprediksi Salma berpotensi masuk grand final. Momen itu terjadi ketika Anang selesai melihat penampilan duet Salma […]

  • Unggah Video Ala Devil, Amanda Manopo Dibilang Netizen Mirip Istri Denny Caknan ‘Sumpah Mirip Bella Bonita’

    Unggah Video Ala Devil, Amanda Manopo Dibilang Netizen Mirip Istri Denny Caknan ‘Sumpah Mirip Bella Bonita’

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Amanda Manopo, aktris yang dikenal lewat perannya sebagai Andin di sinetron populer “Ikatan Cinta,” baru-baru ini membuat heboh netizen dengan penampilan berbeda yang ia bagikan di media sosial. Dalam video pendek di akun TikTok pribadinya, Amanda memutuskan untuk mencoba makeup ala “Devil” atau iblis, dengan mata dan bibir merah menyala yang mencuri perhatian […]

  • Festival Seni Budaya Lintas Agama Pawai Ogoh-Ogoh Berlangsung Hari Ini, di Kota Semarang

    Festival Seni Budaya Lintas Agama Pawai Ogoh-Ogoh Berlangsung Hari Ini, di Kota Semarang

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso, acara Festival dan Pawai Ogoh-Ogoh merupakan salah satu bagian dari perayaan HUT ke-476 Kota Semarang dan juga sebagai upaya untuk memelihara kerukunan antar umat beragama di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Parisada Hindu Dharma Indonesia dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang bekerja […]

expand_less