“Dia kencing, terus saya selipin duit berapa juta perak lah. Maksudnya, supaya dia bisa pulang punya uang. Kasihan nih, dia jadi narasumber kan suka dikasih tuh kecil-kecil. Kalau saya ya bagiin sama dhuafa. Ceritanya begitu, jadi itu saya yang ngasih,” ujar Edi Darmawan.
Namun, Reza Indragiri yang merasa sedang disuap sebesar Rp3 juta langsung melaporkan tindakan ayah Mirna Salihin itu ke KPK.
Saat itulah pihak KPK langsung berusaha menghubungi Edi Darmawan dan langsung menyarankan Reza Indragiri melapor ke polisi.
“Terus, dia lari ke KPK. Lah KPK aja teman saya semua tanya, ‘Ed lu ngasih duit sama siapa tuh?’. Enggak tahu ngapain dia ke KPK, dia mabuk katanya saya nyuap Rp3 juta,” ucap Edi Darmawan.
Setelah lapor ke polisi, pihak kepolisian lagi-lagi juga menghubungi Edi Darmawan untuk menanyakan kebenarannya dan membantu membereskan perkara tersebut.
Sebab, Edi Darmawan menilai tindakannya juga tidak merugikan negara, terlebih Reza Indragiri dipandang bukanlah orang penting.