Mitos Ramalan Jayabaya : Gunung Slamet Meletus Pulau Jawa Akan Terbelah: Jadi Dua!

  • Bagikan
Puncak Gunung Slamet yang kini berada di level waspada. (Foto: instagram @purwokertoonline)

Ia juga menyebutkan bahwa jika Gunung Slamet meletus dahsyat, maka pertanda Pulau Jawa akan terbelah dua.

Mitos ini masih dipercayai oleh sebagian warga sekitar lereng Gunung Slamet. Mereka menganggap bahwa Gunung Slamet adalah gunung suci yang memiliki kekuatan besar.

Mereka juga menganggap bahwa nama Slamet, yang berarti selamat dalam bahasa Jawa, adalah sebuah harapan agar gunung ini tidak meletus besar dan memberi rasa aman bagi warga sekitar.

Baca Juga :  Mitos Batu Akik Kecubung Wulung, Banyak yang Percaya Khasiatnya dan Bertuah

Namun, apakah mitos dan ramalan ini bisa dipercaya? Apakah ada bukti ilmiah atau logis yang mendukungnya? Sayangnya, jawabannya adalah tidak.

Hingga saat ini, tidak ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa teknologi perjalanan waktu benar-benar ada atau bisa dilakukan oleh manusia.

Selain itu, banyak hal yang dikatakan oleh Jayabaya juga bertentangan dengan fakta-fakta sejarah atau ilmiah yang sudah diketahui.

Baca Juga :  Mitos Menyapu Tidak Bersih dalam Budaya Indonesia: Fakta vs Cerita Turun-Temurun

Menurut ahli geologi, Gunung Slamet terbentuk akibat subduksi lempeng Indo-Australia pada lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa.

Retakan pada lempeng membuka jalur lava ke permukaan. Proses ini tidak mungkin membuat Pulau Jawa terbelah dua, karena lempeng Eurasia masih utuh dan tidak ada retakan besar di tengah-tengah pulau.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan