Indo1.id – Kayu cendana adalah salah satu jenis kayu yang memiliki aroma yang harum dan berkhasiat.
Kayu cendana berasal dari pohon cendana yang tumbuh di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sulawesi, dan Maluku.
Kayu cendana juga terdapat di India dan beberapa negara kepulauan Pasifik.
Kayu cendana memiliki dua jenis utama, yaitu cendana putih dan cendana merah.
Cendana putih biasanya tumbuh di wilayah Indonesia, seperti Pulau Flores, Sumba, Rote, Alor, Solor, Lomblen, Timor, dan Sabu.
Sedangkan cendana merah umumnya tumbuh di wilayah India dan Funan.
Perbedaan antara cendana putih dan cendana merah terletak pada kualitas wanginya.
Cendana merah memiliki aroma yang lebih wangi daripada cendana putih. Selain itu, cendana merah juga memiliki warna yang lebih gelap daripada cendana putih.
Kayu cendana memiliki beberapa ciri-ciri khusus yang dapat membedakannya dari jenis kayu lainnya.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri kayu cendana:
– Memiliki warna kuning belerang atau coklat tua.
– Memiliki tekstur yang sangat halus.
– Memiliki arah serat yang beragam, ada yang lurus, bergelombang, atau berpadu.
– Memiliki aroma yang harum dan khas.
– Memiliki berat jenis yang rendah, yaitu sekitar 0,5 – 0,7 gram/cm3.
– Memiliki kadar air yang rendah, yaitu sekitar 10 – 12%².
– Memiliki kadar minyak atsiri yang tinggi, yaitu sekitar 2 – 6%.
Kayu cendana memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, baik dari segi kesehatan maupun dekorasi rumah.
Berikut adalah beberapa manfaat kayu cendana:
– Sebagai bahan aromaterapi. Aroma kayu cendana dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi rasa cemas.








