Lonjakan Pemudik Di Tahun Ini Akan Meningkat Drastis, Menteri Perhubungan Siapkan Semua Moda Transportasi

  • Bagikan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi siapkan semua moda transportasi untuk mudik lebaran tahun 2023 (doc.foto Instagram Budi Karya Sumadi)

Indo1.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi akan ada 123,8 juta orang yang melakukan pergerakan di masa mudik lebaran 2023, yang puncak arusnya diprediksi akan terjadi pada 19 hingga 21 April 2023.

Budi mengungkapkan, dari total prediksi pergerakan di masa mudik lebaran, 62,5% atau 77,3 juta berasal dari pulau Jawa. Provinsi Jawa Timur adalah daerah tertinggi yang menjadi daerah asal mudik yaitu sebesar 21,2 juta orang (17,1%).

Baca Juga :  Viral ! Seorang Pengunjung Berhasil Keluarkan Emas Batangan Bobot 7 Kg Dari Kotak Di PRJ Kemayoran

“Potensi lonjakan pergerakan masyarakat yang akan mudik di Jawa Timur ini sangat tinggi, oleh karenanya kami terus berkoordinasi intensif dengan operator transportasi yang ada di sini, untuk memastikan persiapan dilakukan dengan baik, agar pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan dengan aman dan memberikan kesan yang baik di masyarakat,” tuturnya, dalam keterangan resminya, Sabtu (8/4/2023).

Baca Juga :  Perang Gaza Memasuki Hari ke-26, Korban Tewas Meningkat dan Bantuan Kemanusiaan Terhambat

Budi menyampaikan, dirinya ingin memastikan infrastruktur dan pelayanan di semuda moda transportasi telah siap untuk menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat di arus mudik dan balik lebaran. 

Dalam tinjauannya, Budi memberikan pengarahan kepada unit pelaksana teknis (UPT) Kemenhub yang ada di Provinsi Jawa Timur diantaranya yaitu Otoritas Bandara III Surabaya, Syahbandar Utama, Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, dan Distrik Navigasi Tanjung Perak, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur, Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya, Politkenik Penerbangan dan Pelayaran Surabaya

Baca Juga :  Kabar Hilangnya Dosen UII Di Norwegia Sudah Terdeksi.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga melakukan pengecekan kesiapan Bandara Juanda menghadapi lonjakan penumpang dan pergerakan pesawat di arus mudik dan balik lebaran. 

Dia menjelaskan, penanganan lonjakan arus mudik dan balik di moda transportasi udara relatif lebih terkendali dibandingkan dengan moda transportasi darat. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan