Gangguan Tehnis Di BSI Berdampak Pada Kemajuan Pelunasan Biaya Haji

  • Bagikan
πΊπ‘Žπ‘›π‘”π‘”π‘’π‘Žπ‘› π‘‡π‘’β„Žπ‘›π‘–π‘  𝐷𝑖 𝐡𝑆𝐼 π΅π‘’π‘Ÿπ‘‘π‘Žπ‘šπ‘π‘Žπ‘˜ π‘ƒπ‘Žπ‘‘π‘Ž πΎπ‘’π‘šπ‘Žπ‘—π‘’π‘Žπ‘› π‘ƒπ‘’π‘™π‘’π‘›π‘Žπ‘ π‘Žπ‘› π΅π‘–π‘Žπ‘¦π‘Ž π»π‘Žπ‘—π‘– (π‘€π‘’π‘‘π‘–π‘Žπ‘–π‘›π‘‘π‘œπ‘›π‘’π‘ π‘–π‘Ž π‘“π‘œπ‘‘π‘œ)

Indo1.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa kesalahan dalam sistem perbankan Bank Syariah Indonesia (BSI) selama 4 hari berdampak pada kemajuan pelunasan biaya haji atau biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 1444 H/2023.

Terlebih lagi, mayoritas jemaah haji reguler adalah nasabah BSI.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, mengatakan, “Saya berharap tidak akan ada lagi masalah teknis seperti kesalahan dalam sistem perbankan.

Baca Juga :  Satelit Satria-1 Siap Mengorbit untuk Percepatan Digitalisasi Indonesia.

Akibat dari kesalahan sistem ini, para jemaah haji mengalami hambatan dalam pelunasan biaya haji.

” Dia menambahkan bahwa para jemaah haji cemas karena khawatir tidak dapat melunasi biaya dan akhirnya tidak bisa berangkat karena kesalahan sistem yang cukup lama. “Seharusnya ada solusi taktis untuk mengatasi keadaan darurat seperti ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Pertanyakan Larangan Pramugari Berjilbab.

Diketahui bahwa sekitar 96,5% jemaah haji reguler sudah melunasi biaya haji dari total kuota jemaah haji reguler Indonesia tahun 2023 sebanyak 203.320 orang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan