Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan agar masyarakat tidak salah memilih pemimpin pada Pemilihan Umum 2024.
Beliau menyatakan bahwa jika masyarakat melakukan kesalahan dalam memilih pemimpin, maka peluang Indonesia untuk menjadi negara maju akan hilang.
“Jika kita tidak mampu memanfaatkan waktu 13 tahun ini, maka bonus demografi akan terlewatkan dan kita tidak akan bisa memanfaatkannya…,” kata Jokowi.
Jokowi memberikan sedikit jeda sejenak sebelum melanjutkan.
“Kita akan terus menjadi negara yang berkembang,” kata Jokowi.
“Oleh karena itu, pemilihan pemimpin pada tahun 2024 sangatlah penting dan krusial, harus dilakukan dengan tepat dan benar. Saya sudah menyampaikan berkali-kali, jangan membuat keputusan yang gegabah,” ucap Jokowi.