Cerita Patung Ratu Zenobia di Suriah, Simbol Perlawanan dan Kebanggaan!

  • Bagikan
Patung Ratu Zenobia yang terletak di laut. (Foto: instagram @afrofruits)

Nasib Zenobia setelah itu tidak diketahui pasti. Ada beberapa versi yang berbeda tentang bagaimana ia meninggal.

Ada yang mengatakan bahwa ia bunuh diri dengan menelan racun, ada yang mengatakan bahwa ia mati karena sakit atau kelaparan, ada yang mengatakan bahwa ia dibebaskan oleh Aurelianus dan hidup bahagia di sebuah vila di Tibur, dan ada yang mengatakan bahwa ia menikah lagi dengan seorang senator Romawi.

Patung ratu Zenobia adalah salah satu dari empat patung perunggu yang dibuat pada abad ke-18 oleh seniman Italia Giovanni Battista Piranesi untuk menghiasi Villa Albani di Roma.

Baca Juga :  Patung Proklamator RI Soekarno akan Dibangun di Bandung 'Tertinggi Didunia'

Patung-patung ini menggambarkan empat ratu terkenal dari masa kuno, yaitu Zenobia, Kleopatra, Semiramis, dan Berenike II.

Patung Zenobia dibuat dengan gaya neoklasik yang meniru gaya seni Yunani-Romawi kuno.

Patung ini menampilkan wajah Zenobia yang anggun dan gagah dengan mahkota bertanduk yang melambangkan kekuasaannya sebagai ratu Palmyra.

Patung ini juga mengenakan jubah panjang dengan motif bunga-bunga yang melambangkan kekayaan dan kebudayaannya.

Baca Juga :  Vladimir Putin akan Hadir ke Indonesia Untuk G20, Apa Peran Indonesia Dalam G20? Ini Penjelasanya!

Pada tahun 1977, patung Zenobia dibeli oleh pemerintah Suriah dari kolektor seni Italia, Carlo Bilotti.

Patung ini kemudian dipindahkan ke Suriah dan dipasang di depan Museum Nasional Palmyra sebagai simbol perlawanan dan kebanggaan bangsa Suriah.

Patung Zenobia menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa yang terjadi di Suriah, termasuk perang saudara yang meletus pada tahun 2011 dan penyerangan oleh kelompok teroris ISIS yang menghancurkan sebagian besar situs bersejarah Palmyra pada tahun 2015.

Baca Juga :  Spanyol Darurat Cuaca Panas Ekstrim, Pekerjaan di Luar Ruangan Dilarang dsn Terjadi Kekeringan

Patung ini berhasil selamat dari kehancuran berkat upaya para pekerja museum yang menyembunyikannya di tempat rahasia.

Pada tahun 2017, setelah Palmyra dibebaskan dari cengkeraman ISIS, patung Zenobia kembali dipasang di tempat semula dengan upacara khusus yang dihadiri oleh pejabat pemerintah dan masyarakat setempat.

Patung ini kini menjadi lambang harapan dan pemulihan bagi bangsa Suriah yang mengalami penderitaan akibat perang.

Demikian  tentang patung ratu Zenobia di Suriah. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan