Kemiskinan Struktural, Akar Masalah di Balik Kasus Pria di Ciledug yang Simpan Jenazah Anaknya di Freezer!

  • Bagikan
Gambaran kemiskinan struktural. (Foto: pixabay)

Ia hanya bergantung pada bantuan dari pihak kelurahan dan polisi.

Ia juga tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan yang dapat meningkatkan penghasilannya.

Ia hanya bekerja sebagai buruh harian lepas tanpa jaminan sosial.

Ia juga tidak memiliki kesempatan untuk melakukan mobilitas sosial vertikal. Ia terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang sulit untuk ditinggalkan.

Baca Juga :  Inilah Kriteria Cawapres 2024 Pilihan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin

Kemiskinan struktural bukanlah masalah yang mudah untuk diselesaikan.

Kemiskinan struktural membutuhkan perubahan struktur sosial yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemiskinan struktural adalah:

– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran sepanjang hayat.

– Meningkatkan akses terhadap sumber daya ekonomi dan fasilitas sosial melalui reforma agraria, redistribusi tanah, perbaikan infrastruktur, dan perluasan jaring pengaman sosial.

Baca Juga :  Mendiang Gus Dur Bangunkan David Ozora dari Koma Lewat Mimpi.

– Meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat miskin melalui organisasi sosial, advokasi hak-hak dasar, dan kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil.

– Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sosial melalui pendidikan karakter, nilai-nilai moral, dan etika sosial.

Demikian analisa tentang keterkaitan pria di Ciledug yang menyimpan jenazah anaknya di freezer karena tak punya biaya untuk pemakaman dengan kemiskinan struktural.

Baca Juga :  Manuver Anies Jatuhkan Jokowi Lewat Postingan Baca Buku Sentil Utang Negara

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan