Wisata Curug Lawe Benowo, Air Terjun Indah di Lereng Gunung Ungaran

Curug Lawe Benowo Kabupaten Ungaran. (Foto: instagram @sanusi_uchiha)

Indo1.id – Jika Anda mencari tempat wisata alam yang menawarkan keindahan dan kesegaran air terjun, Anda bisa mengunjungi Curug Lawe Benowo di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Curug Lawe Benowo adalah nama singkatan dari dua air terjun yang berada di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, yaitu Curug Lawe dan Curug Benowo.

Curug Lawe dan Curug Benowo berada di sebelah utara anak-anak Gunung Ungaran dan menjadi hulu Kali Banjir Kanal Barat atau Kali Garang di Kota Semarang.

Kedua air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30-40 meter dan dikelilingi oleh hutan dan lereng berbentuk setengah lingkaran yang melindunginya.

Untuk mencapai lokasi Curug Lawe Benowo, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari Kota Semarang dengan kendaraan pribadi atau umum.

Setelah sampai di Desa Kalisidi, Anda harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer dengan menyusuri jalan setapak di pinggir saluran irigasi.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Gede Pangrango,  Beragam Keindahan Memanjakan Mata!

Perjalanan menuju Curug Lawe Benowo cukup menantang, karena jalannya sempit, licin, dan berbatasan dengan jurang.

Anda harus berhati-hati dan fokus saat melintasi jalur ini. Namun, Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah, seperti hamparan perkebunan cengkeh, suara aliran air dan serangga, serta hembusan angin yang sejuk.

Salah satu daya tarik dari wisata Curug Lawe Benowo adalah Jembatan Romantis, yaitu sebuah jembatan kayu yang melintang di atas sungai kecil dan jalur irigasi.

Jembatan ini sering dijadikan sebagai spot foto oleh para pengunjung, karena memiliki warna merah yang mencolok dan latar belakang alam yang hijau.

Jembatan Romantis juga menjadi tempat untuk melihat lutung, yaitu satwa liar yang menjadi ikon dari Curug Lawe Benowo.

Baca Juga :  Hotel Murah dengan Layanan Terbaik di Kota Jambi

Lutung biasanya muncul pada pagi dan sore hari dari markasnya di dalam hutan.

Selain lutung, Anda juga bisa melihat satwa lain seperti ular, kijang, atau kupu-kupu.

Setelah melewati Jembatan Romantis, Anda akan menemukan sebuah pintu air yang menjadi pembatas antara jalur menuju Curug Lawe dan Curug Benowo.

Anda bisa memilih untuk mengunjungi salah satu atau kedua air terjun tersebut.

Untuk menuju Curug Lawe, Anda harus menaiki tangga batu yang cukup curam dan licin.

Curug Lawe memiliki air yang jernih dan bersih dengan debit yang cukup deras. Air terjun ini dikelilingi oleh bebatuan besar dan pepohonan rindang yang menambah kesan eksotisnya.

Anda bisa mandi atau bermain air di bawah curug ini, tetapi harus berhati-hati karena dasarnya licin dan dalam.

Baca Juga :  Jejak Sejarah Sendang Mintoloyo Hutan Kota TBRS Semarang.

Untuk menuju Curug Benowo, Anda harus menuruni tangga batu yang lebih landai dan panjang dari pintu air.

Curug Benowo memiliki air yang lebih tenang dan jernih daripada Curug Lawe.

Air terjun ini juga dikelilingi oleh bebatuan besar dan pepohonan rindang, tetapi lebih luas dan lapang daripada Curug Lawe.

Anda bisa mandi atau bermain air di bawah curug ini dengan lebih leluasa, karena dasarnya tidak terlalu licin dan dangkal.

Anda juga bisa bersantai di saung-saung atau gazebo sederhana yang disediakan di sekitar curug ini.

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan keselamatan saat berkunjung ke Curug Lawe Benowo.

Tinggalkan Balasan