Indo1.id – Rocky Gerung, seorang akademisi dan pengamat politik, akhirnya meminta maaf kepada publik terkait ucapannya yang diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia menyadari bahwa ucapannya telah menimbulkan perselisihan dan keonaran di masyarakat, terutama di tahun politik.
Ucapan Rocky Gerung yang kontroversial itu disampaikannya saat berorasi dalam acara persiapan aksi akbar 10 Agustus 2023.
Dalam orasinya, ia mengkritik pemerintahan Jokowi dengan menggunakan kata-kata kasar dan menyinggung anak Jokowi.
Video orasinya kemudian diunggah di kanal YouTube Refly Harun dan viral di media sosial.
Akibatnya, Rocky Gerung dilaporkan ke polisi oleh sejumlah pihak atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.
Selain itu, ucapan Rocky Gerung juga memicu gelombang demonstrasi di berbagai daerah sebagai bentuk protes atas ucapan tersebut.
Para demonstran menuntut Rocky Gerung untuk meminta maaf kepada Jokowi dan rakyat Indonesia.
Menanggapi hal ini, Rocky Gerung mengadakan jumpa pers pada Jumat (4/8/2023) di Jakarta Pusat.
Dalam jumpa pers tersebut, ia mengakui bahwa kritiknya terhadap Jokowi telah membuat kegaduhan di publik antara yang pro dan kontra.
Ia mengatakan bahwa kritiknya merupakan hak demokrasi dan bukan bermaksud menyerang individu.
“Saya mengerti bahwa kasus ini kemudian membuka perselisihan di publik antara yang pro dan kontra. Itu yang membuat kehebohan yang ditafsirkan menjadi keonaran secara hukum,” ujar Rocky Gerung seperti dikutip dari Kompas TV
Rocky Gerung juga menyatakan bahwa ia menyesal karena peristiwa ini membuat perselisihan berlanjut tanpa arah.
Ia pun meminta maaf atas keadaan tersebut.
“Saya memang menyebabkan perselisihan itu berlangsung. Saya menyebabkan dalam satu minggu ini orang berselisih, ini hinaan atau kritikan,” ujarnya.
“Poin saya, saya meminta maaf terhadap keadaan hari ini yang menyebabkan perselisiah itu berlanjut tanpa arah, karena peristiwa itu membuat perselisihan ini menjadi-jadi. Itu intinya,” ujar Rocky Gerung.
Sementara itu, Bareskrim Polri mencatat ada 13 laporan polisi dan dua pengaduan yang dibuat sejumlah pihak terhadap Rocky Gerung.
Saat ini, laporan tersebut mulai diselidiki oleh polisi.








