Huawei Mate 60, Smartphone 5G Pertama Huawei Setelah Sanksi AS

Ponsel terbaru Huawei Mate 60. (Foto: Gizmologi)

Indo1.id – Huawei Mate 60 adalah smartphone terbaru dari Huawei yang diluncurkan secara diam-diam di China pada akhir Agustus 2023.

Smartphone ini merupakan smartphone 5G pertama Huawei setelah sanksi perdagangan dari Amerika Serikat yang melarang perusahaan tersebut untuk membeli chip 5G dari pemasok manapun.

Huawei Mate 60 diduga menggunakan chip Kirin 9000S yang dibuat oleh SMIC, perusahaan semikonduktor terbesar di China.

Chip ini menggunakan teknologi proses 7nm, yang merupakan kemajuan besar bagi industri chip China yang sebelumnya hanya mampu membuat chip dengan proses 14nm.

Chip ini juga mendukung konektivitas 5G NSA dan SA, serta Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.3.

Huawei Mate 60 memiliki layar LTPO OLED berukuran 6,62 inci dengan resolusi 2400 x 1080 piksel dan refresh rate hingga 120Hz.

Baca Juga :  Spesifikasi ROG Phone 7, Smartphone Gaming Terbaru dari Asus!

Layar ini juga dilindungi oleh kaca Kunlun generasi kedua yang diklaim lebih kuat dan tahan goresan daripada kaca Gorilla Glass.

Smartphone ini juga memiliki sensor sidik jari di bawah layar dan fitur face unlock.

Huawei Mate 60 memiliki kamera belakang berjumlah tiga, yaitu kamera utama 50MP dengan aperture f/1.9, kamera ultra wide 12MP dengan aperture f/2.2, dan kamera telefoto 8MP dengan aperture f/2.4 dan zoom optik 3x.

Kamera ini juga mendukung fitur seperti HDR, panorama, night mode, dan video recording hingga resolusi 4K.

Kamera depannya berkekuatan 16MP dengan aperture f/2.0 dan mendukung fitur seperti HDR, portrait mode, dan video recording hingga resolusi 1080p.

Huawei Mate 60 memiliki baterai berkapasitas 4500 mAh yang mendukung pengisian cepat hingga 66W dengan kabel USB-C, pengisian nirkabel hingga 50W, dan pengisian balik nirkabel hingga 20W.

Baca Juga :  Vivo X Flip, Smartphone Lipat dengan Snapdragon 8+ Gen 1 dan Kamera 50 MP

Smartphone ini juga memiliki fitur-fitur lain seperti NFC, infrared port, dual SIM, GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC, dan BDS Satellite Calling and Message.

Huawei Mate 60 menjalankan sistem operasi HarmonyOS versi 4.0 yang merupakan sistem operasi buatan Huawei sendiri yang menggantikan Android.

HarmonyOS diklaim lebih cepat, lebih stabil, lebih aman, dan lebih kompatibel dengan berbagai perangkat pintar daripada Android.

Smartphone ini juga memiliki akses ke Huawei AppGallery yang merupakan toko aplikasi alternatif dari Google Play Store.

Huawei Mate 60 tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu hitam, putih, hijau, dan ungu.

Smartphone ini dijual dengan harga sekitar Rp10 juta untuk varian RAM 8GB dan ROM 128GB, Rp11 juta untuk varian RAM 8GB dan ROM 256GB, dan Rp12 juta untuk varian RAM 12GB dan ROM 256GB.

Baca Juga :  Xiaomi Resmi Merilis Redmi 14C 5G, Smartphone 5G Terjangkau dengan Spesifikasi Andal

Huawei Mate 60 adalah smartphone yang menunjukkan kemampuan Huawei untuk bertahan di tengah sanksi AS yang membatasi aksesnya ke teknologi canggih.

Smartphone ini menawarkan spesifikasi yang mumpuni dengan dukungan jaringan 5G yang menjadi tren masa depan.

Tinggalkan Balasan