Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Kisah Penandatanganan Protokol Montreal 1987, Perjanjian Internasional untuk Menyelamatkan Lapisan Ozon

Kisah Penandatanganan Protokol Montreal 1987, Perjanjian Internasional untuk Menyelamatkan Lapisan Ozon

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Pada tanggal 16 September 1987, dunia menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah yang menjadi tonggak penting dalam upaya perlindungan lingkungan.

Di kota Montreal, Kanada, perwakilan dari 46 negara menandatangani Protokol Montreal atas Zat-Zat yang mengurangi Lapisan Ozon, sebuah traktat internasional yang dirancang untuk melindungi lapisan ozon dengan meniadakan produksi sejumlah zat yang diyakini bertanggung jawab atas berkurangnya lapisan ozon.

Lapisan ozon adalah lapisan gas di stratosfer yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet (UV) yang berbahaya dari matahari.

Penipisan lapisan ozon dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan manusia dan ekosistem, seperti peningkatan risiko kanker kulit, katarak, kerusakan tanaman, dan gangguan keanekaragaman hayati.

Penyebab utama penipisan lapisan ozon adalah zat-zat yang mengandung klorin atau bromin, seperti klorofluorokarbon (CFC), halon, karbon tetraklorida, metil kloroform, dan bromida metil.

Zat-zat ini biasa digunakan dalam produk-produk seperti pendingin, alat pemadam kebakaran, aerosol, dan pestisida.

Pada tahun 1974, dua ilmuwan Amerika Serikat, Mario Molina dan Sherwood Rowland, mempublikasikan penelitian mereka yang menunjukkan bahwa CFC dapat mencapai stratosfer dan bereaksi dengan ozon, menghasilkan molekul oksigen dan atom klorin.

Atom klorin ini kemudian dapat menghancurkan ribuan molekul ozon lainnya dalam siklus berulang.

Penelitian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan ilmuwan dan masyarakat tentang dampak CFC terhadap lapisan ozon.

Pada tahun 1985, sebuah tim ilmuwan Inggris mengumumkan penemuan lubang ozon di atas Antartika, sebuah fenomena di mana tingkat ozon di daerah tersebut turun secara drastis selama musim semi setempat.

Lubang ozon ini merupakan bukti nyata dari penipisan lapisan ozon akibat zat-zat buatan manusia.

Temuan ini memicu reaksi internasional yang mendesak tindakan segera untuk mengendalikan penggunaan zat-zat perusak ozon.

Sebelum Protokol Montreal, sudah ada beberapa inisiatif untuk mengatur zat-zat perusak ozon, seperti Konvensi Wina untuk Perlindungan Lapisan Ozon pada tahun 1985 dan Perjanjian Kopenhagen pada tahun 1986.

Namun, perjanjian-perjanjian ini hanya bersifat deklaratif dan tidak mengikat secara hukum.

Protokol Montreal menjadi perjanjian pertama yang mengatur secara spesifik dan mengikat tentang penghapusan bertahap produksi dan konsumsi zat-zat perusak ozon.

Protokol Montreal disusun melalui proses negosiasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, industri, organisasi non-pemerintah, dan ilmuwan.

Salah satu faktor yang memudahkan proses ini adalah adanya dukungan dari Amerika Serikat, negara penghasil CFC terbesar saat itu.

Presiden Ronald Reagan memberikan persetujuannya untuk menandatangani Protokol Montreal setelah mendapatkan jaminan bahwa industri CFC akan mendapatkan kompensasi dan bantuan teknologi untuk beralih ke produk alternatif.

Protokol Montreal mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 1989 setelah diratifikasi oleh 20 negara.

Hingga saat ini, Protokol Montreal telah diratifikasi oleh 197 negara (seluruh anggota PBB, serta Niue, Kepulauan Cook, Tahta Suci dan Uni Eropa), menjadikannya perjanjian internasional yang paling universal dalam sejarah.

Protokol Montreal juga telah mengalami lima kali revisi untuk menyesuaikan target dan jadwal penghapusan zat-zat perusak ozon sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebagai hasil dari Protokol Montreal, produksi dan konsumsi zat-zat perusak ozon telah berkurang lebih dari 90% sejak tahun 1987.

Hal ini telah mencegah penipisan lapisan ozon yang lebih parah dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang juga berkontribusi terhadap pemanasan global.

Menurut perkiraan, Protokol Montreal telah mencegah lebih dari 2 juta kasus kanker kulit dan jutaan kasus katarak setiap tahunnya.

Lapisan ozon diperkirakan akan pulih kembali ke tingkat tahun 1980 antara tahun 2050 dan 2070.

Protokol Montreal dianggap sebagai contoh kesuksesan kerjasama internasional dalam bidang lingkungan.

Perjanjian ini menunjukkan bahwa dengan adanya kesadaran, komitmen, dan kerjasama, dunia dapat mengatasi tantangan global yang mengancam kehidupan di Bumi.

Protokol Montreal juga menjadi inspirasi bagi perjanjian-perjanjian lingkungan lainnya, seperti Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan memerangi perubahan iklim.

Pada tanggal 16 September setiap tahunnya, dunia merayakan Hari Ozon Internasional sebagai bentuk penghargaan terhadap Protokol Montreal dan upaya-upaya untuk melindungi lapisan ozon.

Tema peringatan tahun ini adalah “Montreal Protocol: Keeping Us, Our Food and Vaccines Cool”.

Tema ini menggarisbawahi peran penting lapisan ozon dan teknologi ramah ozon dalam menjaga suhu yang optimal untuk kesehatan manusia, ketahanan pangan, dan distribusi vaksin.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil dan Biodata Yuki Kato Yang Saat Ini Sedang Diperiksa Polisi Akibat Promosikan Situs Judi Online

    Profil dan Biodata Yuki Kato Yang Saat Ini Sedang Diperiksa Polisi Akibat Promosikan Situs Judi Online

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Pihak kepolisian turut memanggil aktris Yuki Kato terkait kasus promosi judi online. Pemeriksaan terhadapnya seharusnya berlangsung pada Kamis (21/9/2023). Namun, hal tersebut terpaksa diundur hingga Sabtu (23/9/2023) karena kesibukan Yuki. Selama menjalani pemeriksaan kurang lebih 4 jam di Bareskrim Polri dari pukul 12.00 WIB sampai 16.00 WIB, Yuki Kato dicecar 23 pertanyaan. Saat ditanya awak media, ia menjelaskan […]

  • Ngeri! Laut Mati Menyusut 1,2 Meter per Tahun, Apa Penyebab dan Dampaknya?

    Ngeri! Laut Mati Menyusut 1,2 Meter per Tahun, Apa Penyebab dan Dampaknya?

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Laut Mati, sebuah danau garam yang terletak di perbatasan antara Israel, Palestina, dan Yordania, mengalami fenomena penyusutan yang mengkhawatirkan. Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel, ketinggian permukaan air Laut Mati turun sekitar 1,2 meter setiap tahun. Penyusutan Laut Mati ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain: – Pengambilan air dari […]

  • Tanaman Dengan Bunga Cantik Ini Dinsinyalir Punya Kandungan Seperti Ganja! Cek Faktanya!

    Tanaman Dengan Bunga Cantik Ini Dinsinyalir Punya Kandungan Seperti Ganja! Cek Faktanya!

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    indo1.id – Pada sebuah penelitian ditemukan, ada tanaman berbunga cantik ditemukan mengandung cannabinoid, senyawa yang juga ditemukan dalam ganja.  Senyawa itu bisa menyebabkan berbagai efek farmakologis gulma atau sebagai pengobatan untuk gangguan neurologis, kanker usus besar, dan berbagai penyakit medis lainnya. Adalah  woolly umbrella, tanaman ini menghasilkan molekul yang sama seperti tanaman ganja serta puluhan kanabinoid […]

  • Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar. “Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,” kata […]

  • Di Tanya Soal TPP ‘Tambahan Penghasilan Pegawai’ Ini Jawaban Walikota Semarang!

    Di Tanya Soal TPP ‘Tambahan Penghasilan Pegawai’ Ini Jawaban Walikota Semarang!

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id ll Semarang – Pernyataan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu bahwa bisa di pastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Kota Semarang tahun ini untuk Aparatus Sipil Negara (ASN) masih dalam proses. Mbak Ita, biasa dia disapa saat di konfirmasi para kuli tinta menjelaskan, Pemerintah Kota Semarang terus mengupayakan agar penyerahan TPP Kota Semarang tahun ini bagi […]

  • Wulan Guritno Unggah Foto Pakai Swimsuit, Bikin Netizen Lumer !!

    Wulan Guritno Unggah Foto Pakai Swimsuit, Bikin Netizen Lumer !!

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Aktris cantik dengan tubuh yang seksi dan penampilan menarik, Wulan Guritno kerap memamerkan keindahan tubuhnya yang mempesona di media sosial. Ia sering disebut sebagai hot mom oleh banyak orang, tidak heran mengingat ia adalah seorang ibu dari tiga anak. Baru-baru ini, Wulan Guritno terlihat sangat menggoda saat bersantai di tepi kolam renang. Hal ini terungkap melalui […]

expand_less