Indo1 Liga Spanyol – Suasana dalam managemen Barcelona sedang memburuk. Disebutkan adanya laporan yang mengatakan kalau beberapa anggota direksi klub ingin Ronald Koeman segera didepak dari jabatannya sebagai pelatih Barca.
Barca, di bawah kepelatihan Koeman, sesungguhnya tercatat hasil yang cukup positif pada tiga pertandingan perdananya di La Liga.
Dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang diperoleh saat bertemu Real Sociedad, Athletic Bilbao, dan Getafe.
Tapi, ada tanda-tanda penurunan performa dari mereka di ketiga pertandingan tersebut.
Setelah mencetak empat gol ke gawang Sociedad, mereka hanya bisa meraih tiga gol dari dua laga selanjutnya.
Catatan tersebut semakin diperburuk oleh fakta bahwa Barcelona telah kebobolan empat gol dan belum mencatatkan clean sheet.
Namun demikian, suara sumbang yang meminta Koeman dipecat masih belum terkuak.
Permintaan Digelar Rapat Darurat
Tumbangnya barca di tangan Bayern Munchen pada laga perdana fase grup Liga Champions menjadi sumber situasi bertambah buruk di Barcelona.
Seperti yang diketahui, Barcelona kalah sangat telak dengan skor 0-3.
Barcelona kalah dominan meski bermain di markasnya sendiri, Camp Nou.
Tidak ada tembakan tepat sasaran, sementara Munchen mampu mencatatkan tujuh dari 17 percobaan.
Tidak mengherankan kalau gawang Barcelona yang dikawal Neto bisa jebol tiga kali,
dua diborong seorang diri oleh Robert Lewandowski dan sisanya dikantongi Thomas Muller.
Hasil ini menimbulkan kekhawatiran dari jajaran direksi klub.
Seperti yang dilaporkan AS, beberapa anggota direksi klub meminta Joan Laporta selaku presiden untuk segera menggelar rapat darurat.
Tentu dengan tujuan untuk mendiskusikan masa depan Koeman di klub tersebut.
Laporta Diminta Berani Memecat Koeman
Dalam laporan itu, diketahui bahwa anggota direksi Barcelona menginginkan Laporta mengambil keputusan yang penuh risiko.
Yakni memecat Koeman dan menggantinya dengan sosok berpengalaman yang lain.
Sesungguhnya, Laporta diketahui sangat yakin bahwa Koeman takkan bisa memberikan kesuksesan kepada Barca.
Namun, klub sedang diterpa krisis keuangan, dan menebus kompensasi pemecatan Koeman berada di luar rencana.
Selain itu, mencari pengganti Koeman di masa sekarang bukanlah perkara mudah. Beberapa klub dan sosok pelatih ternama tampaknya masih nyaman dengan situasi saat ini, dan belum kepikiran
untuk berpisah dalam waktu dekat.



