Menurutnya, memiliki hanya satu akses untuk penonton merupakan hal yang berbahaya.
“Akses ke stadion yang ada saat ini hanya satu, dan menurut saya hal ini berbahaya, terutama di sekitar permukiman penduduk,” kata Basuki.
Basuki juga mengungkapkan rencananya untuk menambahkan 5 akses baru menuju JIS, salah satunya dengan membangun jembatan penyeberangan.
“Kami akan menambahkan lima akses baru, termasuk dengan membangun jembatan penyeberangan.
Pengalaman yang dihadapi oleh Jakmania sebelumnya adalah banyak orang yang memarkir kendaraan di Ancol sehingga harus berputar-putar untuk mencapai stadion.
Oleh karena itu, kami akan membangun jembatan agar prosesnya lebih cepat,” ujar Basuki.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Jasa Marga juga terlibat dalam peningkatan akses ke JIS.
Jasa Marga akan mempercepat pembangunan jalan penyambung ke kompleks tersebut.
“Jika ada penggemar yang datang dari stasiun, kami akan membawanya ke sini.
Rampingan untuk jalan tol juga akan dipercepat oleh Jasa Marga agar dapat diakses kembali.
Semua pihak terlibat dalam upaya ini, termasuk Gubernur DKI, Kementerian PUPR, PT KAI, dan Jasa Marga,” ungkap Basuki.