Berita  

Ganjar Pranowo Ingatkan Pentingnya Menjaga Integritas di Dunia Pendidikan dan Larang Pungutan Siswa

Gubernur Ganjar Pranowo. (Foto: Instagram @ganjar_pranowo)

Indo1.id – Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam dunia pendidikan, khususnya bagi pihak sekolah dan guru.

Dalam sebuah acara Pekan Olahraga dan Seni Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana di GOR Tri Sanja, Slawi, Kabupaten Tegal, pada tanggal 26 Juli 2023, Ganjar menegaskan bahwa pungutan kepada siswa harus dihindari.

Dalam pidatonya, Ganjar Pranowo mengajak untuk mendidik anak-anak dengan budi pekerti dan mengajarkan nilai-nilai toleransi.

Pendidikan yang berkualitas dengan ilmu pengetahuan yang baik diharapkan dapat membantu anak-anak menatap masa depan dengan lebih baik, serta mempersiapkan mereka secara optimal.

Sebagai langkah nyata untuk membantu siswa kurang mampu, Gubernur Ganjar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk memberikan bantuan kepada mereka, termasuk bantuan seragam sekolah.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, PLN UIT JBB Edukasi Manfaat dan Bahaya Listrik

Selain itu, Ganjar Pranowo juga menyinggung tentang upayanya dalam meningkatkan akses pendidikan, khususnya untuk daerah terpencil.

Dikatakannya bahwa pihaknya sedang berusaha memperbanyak jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah-wilayah remote yang saat ini belum memiliki sekolah negeri.

Tercatat ada 17 kecamatan di Jawa Tengah yang menjadi fokus program tersebut.

Ganjar dengan tegas melarang sekolah-sekolah negeri untuk menahan atau menyerahkan ijazah para lulusan dengan alasan apapun, termasuk jika terdapat tunggakan pembayaran.

Untuk mengatasi masalah ini, Ganjar menginstruksikan pihak yang terkait untuk mengirimkan semua permasalahan tersebut kepada pihaknya, sehingga dapat diurus dengan baik dan adil, tanpa membedakan apakah sekolah tersebut negeri atau swasta.

Baca Juga :  PDIP Akan Umumkan Cawapres Ganjar Pranowo Besok, Inisial M?

Gubernur Provinsi Jawa Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus memudahkan akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayah tersebut, terutama dengan mendirikan sekolah baru di daerah-daerah yang belum memiliki atau mengalami kekurangan sekolah negeri.

Dengan demikian, diharapkan anak-anak di seluruh pelosok desa dapat memiliki akses pendidikan yang setara dan tidak lagi merasa kesulitan karena jarak yang jauh.

Pada akhir pidatonya, Ganjar Pranowo menyatakan harapannya agar akses pendidikan anak-anak semakin mudah dan dekat, sehingga banyak anak di daerah terpencil dapat memperoleh kesempatan untuk bersekolah dengan baik.

Semangat dan komitmen Gubernur ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Jawa Tengah, menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan