Film  

Sinopsis Serial Animasi Synduality: Noir, Kisah Dystopia antara Manusia dan AI

Cover serial Animasi Synduality: Noir. (Foto: imdb)

Indo1.id  – Synduality: Noir adalah serial anime sci-fi original yang tayang perdana pada 11 Juli 2023 di Disney+.

Serial ini diproduksi oleh studio 8bit dan disutradarai oleh Yamamoto Yuusuke.

Serial ini merupakan bagian dari proyek mixed media Synduality yang meliputi game, manga, novel, dan kagaku kouza.

Synduality: Noir mengambil latar di tahun 2222. Sudah bertahun-tahun sejak Tears of the New Moon, hujan misterius yang mengguyur dan memusnahkan hampir seluruh umat manusia.

Hujan beracun melahirkan makhluk cacat yang melahap manusia, dan umat manusia lari dari bahaya.

Sebagai sarana untuk bertahan hidup, manusia kemudian membangun sebuah tempat perlindungan bawah tanah; Amasia.

Baca Juga :  Daftar 7 Film Peraih Satu Juta Penonton, MD Pictures Rajai Film Horor 2023 !

Di kota dystopia yang baru dibangun ini, dalam mengejar pemeliharaan keberadaan mereka, mereka bertemu dengan sebuah Kecerdasan Buatan bernama Magus.

Tanpa mengetahui bagaimana hal-hal akan bekerja di antara mereka, kisah tentang bagaimana Manusia dan AI berdampingan dan mencoba menemukan kebenaran mereka dimulai.

Karakter utama serial ini adalah Noir, seorang Magus yang telah terbangun dari tidur panjang dan kehilangan ingatan masa lalunya.

Meskipun dia adalah “clunker” yang tidak bisa memakai pakaian dengan benar atau mudah membuat kesalahan, entah mengapa dia sangat mampu dalam pertempuran cradle coffin.

Cradle coffin adalah alat transportasi yang digunakan oleh manusia untuk bergerak di permukaan bumi yang berbahaya.

Baca Juga :  Simak Sinopsis Sinetron Entong MNCTV, Hiburan Keluarga Bikin Kamu Terbahak-bahak!

Cradle coffin juga bisa berubah menjadi senjata untuk melawan makhluk-makhluk yang mengancam.

Selain Noir, karakter lain yang muncul dalam serial ini adalah Kanata, seorang pemimpin kelompok penjelajah permukaan bumi.

Ciel, seorang gadis muda yang tinggal di Amasia; Schnee, seorang Magus yang bekerja sebagai peneliti di Amasia.

Ellie, seorang gadis ceria yang bekerja sebagai mekanik cradle coffin; Tokio, seorang hacker jenius yang membantu Noir.

Maria, seorang penyanyi populer di Amasia; Mouton, seorang Magus yang bekerja sebagai koki di Amasia.

Dolce, seorang Magus yang bekerja sebagai pelayan di Amasia; Flamme, seorang Magus yang bekerja sebagai penjaga keamanan di Amasia.

Serial ini memiliki tema lagu pembuka “RAYTRACER” yang dibawakan oleh STEREO DIVE FOUNDATION dan tema lagu penutup “Eureka” yang dibawakan oleh ARCANA PROJECT.

Tinggalkan Balasan