Mitos  

Mitos Gedung Bersejarah di Jalan Diponegoro, Yogyakarta, Menyimpan Misteri Kelam

Gedung Jefferson. (Foto Google)

Indo1.id – Gedung tiga lantai yang terletak di Jalan Diponegoro, Yogyakarta, telah menjadi pusat perhatian warga setempat akibat sejarahnya yang kelam dan aura misterius yang menyelimutinya.

Gedung ini, yang kini terlihat sepi dan tertutup, telah berubah menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa penting dalam sejarah kota ini.

Warna cat yang memudar dan kusam pada gedung ini menjadi tanda bahwa waktu telah lama berlalu sejak terakhir kali gedung ini digunakan secara aktif.

Meskipun tak ada catatan pasti mengenai tahun pembangunan gedung ini, diketahui bahwa awalnya, gedung ini adalah perpustakaan yang disumbangkan oleh United States Information Services (USIS).

Baca Juga :  Mitos Watu Goyang dan Jejak Sejarah Sultan Agung di Yogyakarta

Setelah berfungsi sebagai perpustakaan, gedung ini mengalami beberapa kali perubahan fungsi, menjadi markas tentara dan bahkan agen koran.

Namun, salah satu babak kelam dalam sejarah gedung ini adalah perannya dalam pemberontakan PKI di Yogyakarta.

Gedung ini konon digunakan sebagai tempat interogasi dan penahanan sementara selama peristiwa tersebut.

Setelah kejadian tragis tersebut, gedung ini akhirnya dibeli oleh seorang tuan tanah dan terkunci tanpa aktivitas hingga saat ini.

Meskipun halaman depan gedung ini telah menjadi tempat angkringan yang ramai, suasana misterius dan menyeramkan masih melekat pada gedung tua ini.

Baca Juga :  Mitos Kedutan: Arti dan Maknanya Menurut Tradisi Jawa

Banyak pengunjung angkringan yang mendengar suara-suara aneh, termasuk jeritan wanita, lolongan kesakitan, dan permintaan tolong dari dalam gedung yang seharusnya kosong.

Meskipun penduduk setempat menyatakan bahwa gedung ini ditinggalkan tanpa penghuni, barang-barang yang jatuh dari dalamnya sering terdengar, menimbulkan pertanyaan mengenai aktivitas misterius di dalam gedung tersebut.

Cerita-cerita mistis yang berkeliaran seputar gedung ini semakin diperkuat oleh para penjual angkringan di depannya.

Mereka mengaku sering melihat sosok tentara tanpa kepala muncul dari jendela lantai dua gedung ini.

Selain itu, bau anyir darah yang kadang-kadang tercium dari saluran air dalam gedung menambah nuansa misteri yang mengelilingi bangunan bersejarah ini.

Tinggalkan Balasan