indo1.id Semarang – Jalan Tol Semarang Demak ruas Sayung Demak (seksi 2) sepanjang 16,31 km siap untuk beroperasi. Dengan adanya tol ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas antar daerah serta meningkatkan pelayanan transportasi guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya mengatakan “Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri,”
Kemudian Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengutarakan bahwa Tim Evaluasi Laik Fungsi Jalan Tol Semarang–Demak seksi 2 ruas Sayung–Demak yang dibentuk oleh Direktur Jenderal Bina Marga telah melaksanakan evaluasi laik fungsi dan merekomendasikan bahwa secara admnistrasi, teknis, dan sistem operasi, Jalan Tol Semarang–Demak seksi 2 ruas Sayung–Demak dinyatakan laik fungsi sehingga siap dioperasikan untuk umum.
Sebagai informasi tol Semarang Demak ini dibagi menjadi 2. Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km, dan seksi 2 ruas Sayung-Demak panjang 16,01 km dengan nilai anggaran sebesar Rp 5,934 triliun.
Di samping fungsi pelayanan jalan, dengan adanya jalan tol yang terintegrasi dengan tanggul laut, diharapkan akan mengatasi permasalahan banjir rob di Semarang Timur, khususnya Kaligawe-Sayung yang mengakibatkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Dengan didukung pembangunan tanggul hingga 7 lapis timbunan dan beroperasinya rumah pompa pada Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan pada akhir 2024.








