Viral, di Semarang Seorang Kakek Huni Rumah Seorang Diri Tanpa Penerangan Listrik

  • Bagikan
Tampak rumah Edy yang tidak terawat di penuhi sampah depan halaman, dan sebuah mobil Jeep terparkir di teras yang sudah berkarat

Sumakno sebetulnya sudah kenal Edy sejak lama. Bahkan keduanya pernah berkeja di bidang sama yakni farmasi.

Kalau Sumakno sendiri sudah tinggal di daerah Karangtempel itu sejak tahun 60-an.

Sebelum porak-poranda seperti sekarang, Sumakno bersaksi bahwa rumah itu dulu sempat harmonis.

Edy punya anak 3 yang berpendidikan tinggi, satu perempuan dan dua laki-laki. Lalu buka usaha juga di rumah dan Edy juga punya 2 mobil.

Baca Juga :  Eks Hakim MK Prihatin atas Kondisi MK Pasca Putusan MKMK!

Sejak meninggalkan Edy, 3 anaknya ada yang di Semarangdan luar kota.

“Namun yang dua orang laki-laki sudah meninggal. Sekarang tinggal 1 yang cewek,” katanya.

Setiap ditanya kenapa anaknya tidak pernah berkunjung, Edy pun tidak pernah menjawab jelas dan mengaku tidak tahu-menahu.

“Jawabannya cuma ‘mbuh’ begitu saja,” sambungnya.

Saat ini Sumakno mengakui Edy hidup di rumah yang kacau dengan segala penggambaran tadi serta tanpa listrik.

Baca Juga :  Viral di Sosmed, Ini Pengakuan Guru SD di Depok Pukul Bus Pariwisata Gegara Bunyikan Telolet

“Meski begitu dia tidak pernah mengeluh ke kami semua,” ucapnya.

Sementara untuk di kampung, Edy layaknya warga biasa yang tidak menutup diri.

Kata Sumakno dia masih rajin ikut acara kampung seperti arisan, dan acara-acara lainnya.

“Kalau di kampung ya sosialisasinya biasa. Normal,” katanya.

Usai viral, sebetulnya banyak kepedulian bantuan yang datang.

Baca Juga :  Hadir Pada Pelantikan DPD KNPI Se Lombok, Ketua Umum DPP KNPI Dr. Ilyas Indra Berikan Kuliah Kebangsaan

Bahkan dari Dinsos Kota Semarangjuga berkunjung dan menawarkan Edy untuk tinggal di panti.

“Tapi tampaknya alot. Edy mau cuma tidak ingin terus tinggal di panti. Dia inginnya tiga hari sekali pulang. Alasannya dia khawatir tidak ada yang menyiram tanamannya,” ungkap Sumakno.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan