Berita  

Alasan Pemprov DKI Terbitkan IMB Kawasan Sekitar Depo Pertamina Plumpang.

๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ท ๐˜‹๐˜’๐˜ ๐˜›๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜๐˜”๐˜‰ ๐˜’๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ณ ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฐ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข ๐˜—๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.

Semarang1.com II Penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) kawasan di sekitar Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, disebut untuk memenuhi kebutuhan warga yang bertempat tinggal di sekitar area tersebut.

IMB kawasan itu diterbitkan Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI pada 2021.

Untuk IMB yang pernah diberikan, itu kan sebenarnya hanya semata dukungan supaya kebutuhan layanan dasar di sana sekitar Depo Pertamina Plumpang itu bisa terpenuhi,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko kepada awak media, Selasa 7 Maret 2023.

Sarjoko mencontohkan sejumlah kebutuhan layanan dasar ini seperti akses terhadap jalan serta air bersih.

Dengan demikian, usai terbitnya IMB kawasan, warga yang menempati lahan PT Pertamina itu bisa mendapat akses terhadap jalan serta air bersih.

Baca Juga :  Polisi Bongkar 3 Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus, Badan Hukum Diduga Jadi Pengorder Massa

Misalnya, air bersih, air minum, kemudian aksesibilitas jalan, mobilitas ekonomi,” ucap Sarjoko.

Dalam kesempatan itu, Sarjoko turut menyinggung tentang solusi atas keberadaan warga di sekitar Depo Pertamina Plumpang.

Menurut dia, penyelesaian atas hal tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Ini kan lagi dicarikan opsi penyelesaian jangka panjangnya, kami belum tahu apa yang mau dipilih,” ucapnya.

Adapun terbitnya IMB kawasan itu kini dipermasalahkan usai Depo Pertamina Plumpang mengalami kebakaran hebat pada Jumat 3 Maret 2023 malam.

Kebakaran akibat ledakan pipa BBM itu dengan cepat menyebar ke permukiman warga dan menyebabkan 19 orang meninggal dunia, serta 49 korban luka-luka.

Baca Juga :  Apa itu Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas dan Dampaknya bagi Masyarakat dan Media

Anggota Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak sebelumnya menuding, IMB kawasan itu terbit karena janji kampanye Anies pada 2017.

Menurut dia, Anies selaku cagub kala itu menjanjikan kepemilikan lahan kepada warga di sekitar Depo Pertamina Plumpang jika dia memenangi pilkada saat itu.

Ketika masa kampanye pilkada, Anies itu menjanjikan warga kepemilikan pada waktu itu kepada mereka warga di sekitar Depo Plumpang, semacam hak kepemilikan lahan,” ucapnya melalui sambungan telepon, Senin 6 Maret 2023.

Janji ini, kata Jhonny, tertuang dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh Anies saat itu.

Menurut dia, janji Anies saat itu tidak mudah untuk terealisasi ketika dia terpilih menjadi gubernur DKI melalui Pilkada 2017.

Sebab, lahan di sekitar Depo Pertamina Plumpang itu milik PT Pertamina.

Baca Juga :  Rumah Pondok Indah, Legenda Angker di Kawasan Dharmawangsa

Di satu sisi, lanjut Jhonny, pemberian hak atas lahan di sana juga berhubungan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Karena tak bisa memberikan apa yang dijanjikan kepada warga di sekitar Depo Pertamina Plumpang, Anies lantas memberikan IMB kawasan.

Menurut Jhonny, pemberian IMB kawasan itu merupakan hal yang sia-sia. Pasalnya, tanpa IMB kawasan tersebut, warga pun telah mendirikan bangunan sendiri.

Tinggalkan Balasan