Sambangi Pelatnas Esport, Menpora Optimis Atletnya Akan Dulang Emas di Sea Games 2023!

Menpora terlihat sangat puas dan senang atas keseriusan PBESI dalam mempersiapkan atlet-atlet esports Indonesia untuk bisa mendulang emas sebanyak mungkin

Indo1.id – Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo optimis akan prestasi yang akan diraih atlet esports di SEA Games 2023 Kamboja.

“Ini pertama kalinya saya melihat fasilitas pelatnas esports dan menurut saya ini keren sekali, apalagi gym-nya yang harusnya bisa dipake untuk cabor lain kalau boleh, karena itu standar hotel-hotel bintang lima,” tutur Dito di Bellezza Hotel, Jakarta Senin 10 April 2023.

“Fasilitas latihannya juga bagus sekali, dan tidurnya juga di Belleza ya Pak? Masya Allah, mewah sekali ini. Tepuk tangan untuk PBESI!” sambungny.

Baca Juga :  Hanya Terjadi di Sea Games 2023 Kamboja, Atlet Bulutangkis China Diduga Perkuat Tuan Rumah! Haduh!

Menpora terlihat sangat puas dan senang atas keseriusan PBESI dalam mempersiapkan atlet-atlet esports Indonesia untuk bisa mendulang emas sebanyak mungkin, apalagi cabor ini memang menjadi salah satu andalan di SEA Games 2023

“Kalau soal prestasi, seharusnya sudah tidak perlu dikasih arahan. Memang sudah menjadi kewajiban untuk menjadi juara umum (cabor esports),” tegas Dito.

Selain menyampaikan optimisme, Menpora pun memberikan pesan khusus kepada para pemain agar nantinya bisa sedikit dimudahkan dalam meraih kesuksesan. “Jadi yang penting hatinya tenang, jarinya juga tenang. Bermainlah dengan kebanggaan dan juga semangat membawa medali emas untuk Merah-Putih di Kamboja,” ucap Menpora.

Baca Juga :  Dito Ariotedjo Bekerjasama Dengan Tri Rismaharini Efektifkan Karang Taruna

Di SEA Games 2023, cabor esports  memiliki target minimal empat emas, tiga perak, dan empat perunggu. Sementara jumlah game yang ikut dipertandingkan ada enam dan potensi emas yang bisa dibawa pulang ada sembilan.

Dari enam game yang dipertandingkan, kontingen esports Indonesia hanya ikut di empat game berbeda dengan total enam nomor, yaitu Mobile Legends (pria dan wanita), PUBG Mobile (solo dan Team), Valorant, dan Cross Fire. Sementara game yang tidak diikuti adalah AK2 dan League of Legends.

Tinggalkan Balasan