Di Depan Bara JP, Jokowi Jawab Pihak Yang Mempertanyakan Kepentingan Tol!

  • Bagikan
Jokowi saat bersama Bara JP di Kota Bogor. (Foto: Twitter @Projo_pusat)

Dia juga menyebut bahwa selama kepemimpinannya, lebih dari 2 ribu km jalan tol sudah terbangun di seluruh Indonesia.

“Kita sampai saat ini alhamdulillah bisa 2.040 km jalan tol, tapi ada yang menyampaikan, jalan tol itu kan bayar Pak, kalau nggak mau bayar ya lewat jalan nasional, itu kan pilihan, tapi ini kan untuk daya saing kita dengan negara lain.

Coba kalau ada yang rumahnya di Semarang dulu Jakarta-Semarang bisa 9-10 jam sekarang 4 jam,” ucapnya.

Baca Juga :  Warung Kelontong di Curug Depok Digrebek Warga, Diduga Jualan Obat Daftar G

“Ke Solo dulu 13 jam naik mobil sekarang 6 jam ini kecepatan, kita ini bersaing dengan negara lain, artinya kecepatan mobilitas barang dan jasa bisa kita tangani,” lanjut Jokowi.

Jokowi juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terjadi di Pulau Jawa saja, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia.

Dia menyebut bahwa pemerintahannya telah membangun jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, bendungan, dan lain-lain di berbagai daerah.

Baca Juga :  Ini 27 Nama Kader PDIP Dipecat Terkait Pilpres-Pilkada 2024, 'Jokowi Masuk Pelanggaran Berat'

“Kita ini tidak hanya membangun di Jawa saja, kita membangun di seluruh Indonesia.

Kita membangun jalan-jalan di Papua, jembatan-jembatan di Kalimantan, bandara-bandara di Sulawesi, pelabuhan-pelabuhan di Maluku, bendungan-bendungan di Nusa Tenggara,” kata Jokowi.

Jokowi berharap bahwa dengan adanya infrastruktur yang memadai, Indonesia bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan menjadi negara maju yang berdaulat dan berkepribadian.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Jokowi Resmi Umumkan Mencabut Status Pandemi Covid-19!

Dia juga mengajak relawan Bara JP untuk terus mendukung dan mengawal program-program pemerintah.

“Saya minta kepada relawan Bara JP untuk terus bersama-sama dengan saya, bersama-sama dengan Pak Prabowo, bersama-sama dengan Pak Mahfud MD, untuk terus mengawal program-program yang kita lakukan ini.

Kita harus optimis bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju,” pungkas Jokowi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan