Indo1.id – Fractals of Destiny adalah game action RPG 3D yang dibuat oleh Krakatoa Studios, sebuah developer game asal Indonesia.
Game ini akan dirilis di Steam dalam tahap early access pada 28 Juli 2023 dan diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini.
Fractals of Destiny mengambil latar di dunia fantasi futuristik yang dipenuhi dengan teknologi dan sihir.
Pemain akan berperan sebagai Zerva, seorang wanita yang lahir dari ras campuran dan memiliki bakat luar biasa. Zerva adalah satu-satunya harapan untuk menyelamatkan alam semesta dari ancaman jahat yang ingin menghancurkannya.
Game ini menggabungkan elemen-elemen dari action RPG dan classic RPG dengan sistem pertarungan yang berbasis turn-based.
Pemain bisa menyerang, bertahan, menggunakan skill, atau beralih antara karakter yang berbeda dalam timnya.
Pemain juga bisa menjelajahi berbagai dunia, menyelesaikan misi utama dan sampingan, berburu hadiah, mengumpulkan bahan, membuat peralatan, dan meningkatkan status dan kemampuan karakternya.
Fractals of Destiny dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 4 yang memberikan grafis 3D yang memukau dan efek visual yang realistis.
Game ini juga memiliki cerita yang epik dan mendalam dengan karakter-karakter yang unik dan menarik.
Selain itu, game ini juga memiliki fitur-fitur tambahan seperti crafting, gathering, bounty hunting, dan multiplayer co-op.
Krakatoa Studios adalah developer game yang didirikan pada tahun 2018 oleh Michael Wijaya dan beberapa temannya yang memiliki latar belakang di bidang game development, animasi, dan desain grafis.
Mereka bercita-cita untuk membuat game-game berkualitas yang bisa bersaing di pasar internasional.
Fractals of Destiny adalah game pertama yang dibuat oleh Krakatoa Studios dan merupakan hasil dari lima tahun pengembangan.
Setelah dirilis di Steam untuk PC, game ini juga direncanakan untuk dirilis di konsol seperti PS4, PS5, Xbox, dan Switch dalam bentuk digital maupun fisik.














