Ragam  

Kisah Sejarah Pabrik Bentoel yang Punya Berkontribusi Terhadap Kemerdekaan

Brand Merek Bentoel. (Foto: wikipedia)

Indo1.id – Pabrik Bentoel adalah salah satu pabrik rokok legendaris di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan menarik.

Pabrik ini tidak hanya dikenal sebagai produsen rokok kretek yang berkualitas, tetapi juga sebagai salah satu pihak yang turut berkontribusi terhadap kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang.

Pabrik Bentoel didirikan pada tahun 1930 oleh Ong Hok Liong, seorang pengusaha keturunan Tionghoa yang berasal dari Bojonegoro.

Awalnya, pabrik ini bernama Rokok Tjap Bentoel dan berlokasi di Malang, Jawa Timur.

Nama Bentoel sendiri didapat dari mimpi Ong Hok Liong yang bertemu dengan seorang penjual talas atau bentul.

Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), pabrik Bentoel sempat ditutup karena kebijakan Jepang yang melarang produksi rokok kretek.

Baca Juga :  Mengenal Spicebush Swallowtail Caterpillars, Lucu Kayak Boneka

Namun, Ong Hok Liong tidak menyerah dan tetap memproduksi rokok secara diam-diam dengan menggunakan bahan-bahan alternatif, seperti daun pisang, daun jagung, dan daun tebu.

Pada masa revolusi fisik (1945-1950), pabrik Bentoel kembali beroperasi dan menjadi salah satu sumber pendanaan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia. Ong Hok Liong mengirimkan bantuan berupa uang, senjata, obat-obatan, dan rokok kepada para pejuang yang berjuang melawan Belanda di berbagai daerah.

Salah satu cara yang digunakan Ong Hok Liong untuk mengirimkan bantuan tersebut adalah dengan menggunakan besek atau keranjang bambu yang biasa digunakan untuk membawa makanan.

Besek tersebut diisi dengan bantuan-bantuan tersebut dan ditutup dengan daun pisang.

Kemudian, besek tersebut dikirimkan dengan menggunakan kereta api atau truk.

Baca Juga :  Apa itu Iron Dome? Sistem Pertahanan Israel yang Dijebol Hamas

Untuk menghindari kecurigaan dari pihak Belanda, Ong Hok Liong menggunakan sandi “besek bentoel” untuk menyebut besek-besek tersebut.

Sandi ini hanya diketahui oleh para pejuang kemerdekaan yang menjadi mitra Ong Hok Liong.

Dengan cara ini, bantuan-bantuan tersebut dapat sampai ke tangan para pejuang tanpa diketahui oleh musuh.

Bantuan dari pabrik Bentoel sangat berarti bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Rokok kretek menjadi salah satu barang yang sangat dibutuhkan oleh para pejuang untuk menghilangkan rasa lelah, lapar, dan haus.

Rokok kretek juga menjadi semacam simbol perlawanan terhadap penjajah yang melarang produksi rokok kretek.

Salah satu tokoh pejuang kemerdekaan yang pernah menerima bantuan dari pabrik Bentoel adalah Jenderal Sudirman.

Baca Juga :  Ngeri! Laut Mati Menyusut 1,2 Meter per Tahun, Apa Penyebab dan Dampaknya?

Menurut cerita, Jenderal Sudirman pernah meminta rokok kretek kepada Ong Hok Liong saat ia sedang sakit paru-paru dan harus dibawa berkeliling Jawa dengan tandu.

Ong Hok Liong pun mengirimkan rokok kretek kepada Jenderal Sudirman sebagai bentuk penghormatan dan dukungan.

Kisah sejarah pabrik Bentoel ini menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak hanya dilakukan oleh para pejuang bersenjata, tetapi juga oleh para pengusaha dan rakyat sipil yang memberikan bantuan dan dukungan kepada para pejuang.

Pabrik Bentoel menjadi salah satu contoh nyata dari semangat patriotisme dan nasionalisme yang patut dihargai dan dijadikan inspirasi.

Tinggalkan Balasan